Tiga Teknologi Ini Dulunya Di Gunakan Untuk Militer

OTOExpo.com – Penggunaan teknologi yang ada saat ini pada kendaraan semakin mempermudah juga menambah kenyamanan bagi si pengendara. Dengan teknologi yang ada sekarang, kamu tidak terlu takut tersesat, karena ada GPS yang siap memandu kamu.

Selain itu ada juga sensor parkir yang selalu siap menampilkan gambarnya pada headunit kendaraan kamu agar saat memundurkan mobil tanpa harus menoleh kebelakang.

Teknologi-teknologi canggih tersebut saat awal diciptakan sebenarnya bukan untuk keperluan otomotif. Teknologi canggih tersebut dibuat untuk keperluan militer. Berikut ini contoh tiga temuan yang digunakan untuk keperluan militer.

Global Positioning System (GPS)

GPS awal diciptakan bukan untuk kebutuhan menegemudi. Bernama ‘NAVSTAR GPS;’ merupakan teknologi milik Amerika Serikat yang dibuat oleh Departemen Perlindungan AS. Baru pada tahun 80-an teknologi ini dibuka untuk sipil. Namun baru pada tahun 1995 seluruh fitur GPS bisa beroperasi secara penuh.

Teknologi ini digunakan untuk memandu kapal perang atau bisa juga mengarahkan rudal yang ditembakkan ke target, dikenal sebagai TRANSIT saat masih dikembangkan pada 1960.

Anti-Lock Braking System (ABS)

Sistem yang berguna untuk memperlambat laju kendaraan ini sebenarnya mengadopsi teknologi pesawat terbang, agar tidak tergelincir dan mampu mengehntikan kendaraan lebih cepat.

ABS pertama kali dikembangkan pada tahun 1920 oleh Gabriel Voisin selaku pabrikan otomotif dan pesawat terbang asal Prancis. Pada saat itu, sistem ABS juga digunakan untuk membantu pesawat untuk melakukan pengereman agar mampu lebih cepat berhenti di landasan.

Turbocharger

Pada 1918, insinyur General Electric, Sanford Moss, kembali menyematkan turbocharger dengan tambahan blower pada mesin pesawat, yakni mesin V12 pesawat Liberty, yang saat itu fungsi blowernya bukan untuk meminimalisir gas buang seperti pada mobil masa kini, melainkan untuk mempertahankan tekanan udara.

  • 3
    Shares

Your Comment