OtoExpo.com – Gangguan saraf otak ringan atau sering disebut silent stroke memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk sembuh. Penyakit satu ini termasuk menjadi momok bagi setiap orang, dimana bisa dialami oleh manusia disemua usia.

Untuk itu penting melakukan deteksi secara dini, sebelum penyakit menjadi semakin kronis dan menimbulkan komplikasi.

Dalam keterangannya, seorang Dokter spesialis saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RS PON), yakni dr Silvia Francina Lumempoew, SpS(K) mengatakan, apabila sudah ada kerusakan di otak maka tidak dapat dinormalkan lesi lesi diotak tersebut.

“Saat usia masih muda, bisa melakukan cek kesehatan 1 tahun sekali, namun jika mulai terlihat sudah ada faktor risiko tentu segera lakukan brain check up,” kata dr. Silvia, seperti dilansir dari detikcom.

Dalam hal ini ada beberapa saran dari dokter Silvia mengenai medical check up yang dapat dilakukan untuk mengetahui adanya silent stroke atau kemungkinan penyakit lain :

  1. Pemeriksaan fisik dan neurologis
  2. Pemeriksaan darah lengkap
  3. MRI otak
  4. Periksa EKG jantung sampai di Echocardiography untuk mencari adakah kelainan di jantung
  5. TCD tes untuk memeriksa kecepatan aliran darah di pembuluh darah otak dan CD tes untuk di pembuluh darah di leher. Adakah plak plak yang menyempitkan dinding pembuluh darah.
  6. Test Neurobehavior untuk menilai adakah penurunan fungsi kognitif atau perubahan tingkah laku
Pencegahan Sejak Dini

Serangan Silent stroke sebenarnya bisa dicegah sejak dini, apabila kita mengetahui cara penangan dan pencegahannya, yaitu dengan sedini mungkin mulai menerapkan pola hidup dan makan sehat.

Menghindari konsumsi makanan tinggi lemak dan rutin berolahraga dapat dijadikan salah satu contohnya, serta jangan lupa melakukan tes kesehatan.

• Spread The Love •

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.