Rencana Kenaikan Tarif tol Pengusaha Truk Keberatan

OTOExpo.com – Pemerintah berencana akan menaikkan tarif tol setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Padahal menurut para pengusaha truk, tarif tol yang sudah ada saat ini dinilai terlalu tinggi hingga memberatkan mereka dalam beroperasi.

“Kami rasa tarif tol sudah terlalu tinggi. Lha ini masih akan dinaikkan lagi,” Bambang Widjanarko selaku Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha┬áTruk Indonesia (Aptrindo) Jateng-DIY. Dengan menaikkan tarif tersebut di beberapa ruas tol, Bambang menilai hal tersebut kurang bijak.

Menurutnya, pelayanannya yang masih kurang, dan masih ada di beberapa ruas yang macet serta prasarana yang tidak memadai. Omzet pengusaha truk akan menurun drastis jika armadanya melintasi tol dengan kenaikkan tarif tol tersebut.

” Truk- truk kami untuk usaha, bukan untuk plesiran. Jadi apa pun yang dikonsumsinya harus dianggap sebagai komponen biaya yang harus dihitung secara cermat. Jika ingin tetap bisa bertahan dalam persaingan yang semakin ketat,” ungkap Bambang lebih lanjut.

Jika mengacu pada UU No.38/2004 tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 15/2005 tentang Jalan, tarif tol bakal naik pada akhir 2019 ini.

Rencana Kenaikan Tarif tol Pengusaha Truk Keberatan
Pic. Istimewa

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi.

“Manfaat belum dirasa tapi sudah mau dinaikkan tarifnya,” pungkas Bambang.

 

Komentar Anda