Rawat Shockbreaker Motor Agar Tetap Nyaman

OTOExpo.com – Andi merasa pegal semua badannya saat mengendarai honda C70 miliknya. Motor dengan tahun pembuatan 1970 tersebut memang terlihat klasik dan keren. Tentu hal tersebutlah yang membuat Andi begitu percaya diri mengendarainya.

Akan tetapi, setelah mengendarai sekitar 2 jam, punggung Andi merasa pegal. Rupanya hal tersebut dikarekana shockbreker pada motor tersebut sudah “mati” alias sudah tidak berfungis sebagaimana mestinya.

Shockbreaker, seyogyanya harus dipelihara dan dirawat jika ingin motor tetap nyaman digunakan sehari-hari. Berikut ini beberapa tips agar shockbreker tetap nyaman saat digunakan.

Bersihkan shockbreaker minimal seminggu sekali

Debu, lumpur sisa hujan, benang, dan kotoran lain biasanya akan menempel pada bagian dalam shockbreaker saat digunakan di jalan raya. Rutin membersihkan bagian dalam shockbreaker akan membuat kinerja motor menjadi lebih terjaga. Tak hanya itu, bagian seal dan piston pun tentu saja tidak akan cepat aus karena selalu terjaga kebersihannya.

Hindari melintasi jalan yang tak rata, bergelombang, dan banyak kerikil tajam
Kondisi jalan yang tidak stabil dan rusak bisanya memang akan membuat shockbreaker motor menjadi cepat rusak. Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan, sebaiknya hindari jalan-jalan bergelombang, tak rata, dan banyak mengandung kerikil tajam. Jalanan yang mulus selain membuat shockbreaker terjaga juga membuat perjalananmu terasa nyaman dan mengasyikkan.
Ganti oli shockbreaker agar ayunan lebih nyaman

Setiap beberapa tahun sekali, usahakan mengganti oli shockbreaker agar ayunannya menjadi lebih empuk dan nyaman. Oli shockbreaker yang tak pernah diganti bertahun-tahun akan membuat shockbreaker menjadi cepat berkarat dan rusak. Kamu tentu tidak ingin bagian-bagian motormu cepat mengalami kerusakan karena lalai mengganti oli shockbreaker, bukan?

4.Sesuaikan beban dengan batas maksimal saran pabrikan

Jangan membebani motor terlalu berat karena secara tak langsung akan membuat shockbreaker mengalami kerusakan lebih cepat. Sesuaikan beban dengan batas maksimal yang disarankan pabrikan agar shockbreaker tidak dipaksa menahan beban terlalu berat. Kamu saja pasti mengeluh saat menerima beban hidup, apalagi dengan motor yang terbebani barang berkilo-kilo?

Jangan menambah aksesoris tambahan pada shockbreaker

Untuk sekadar gaya-gayaan, generasi millennials biasanya akan menambahkan aksesoris tambahan pada shockbreaker agar terlihat keren. Anting-anting dan kaki-kaki tambahan pada shokbreaker hanya akan membuat kinerja bagian-bagian motor menjadi terhambat karena tidak bisa bergerak bebas.

Komentar Anda