Penjualan Mobil Honda Turun Drastis Di Tengah Pandemi Covid-19

OTOExpo.com –  PT Honda Prospect Motor (HPM) mengakui penjualan mobil di bulan April 2020 turun drastis. Penurunannya hingga mencapai 82 persen.

Dunia tengah dilanda pandemi Covid-19, tidak terkecuali dengan Indonesia. Guna memutus “tali rantai” penyebaran virus tersebut, DKI jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pemberlakuan PSBB tersebut secara tidak langsung menjadi salah satu pemicu turunnya penjualan mobil Honda di bulan April 2020.

“Di bulan April kemarin penjualan kami tinggal 1.855 unit untuk retail dan kami hanya menjual 18 persen dibandingkan tahun lalu. Jadi, penjualan kami turun hingga 82 persen” ungkap Yusak Billy selaku Marketing Director PT Honda Prospect Motor.

Honda Kembangkan Program ‘Quick Maintenance

Pada Maret 2020, penjualan retail untuk mobil Honda mencapai 10.657 unit. Jika Honda mengalami penurunan hingga 82 persen, berarti penjualan Honda dibulan April 2020 sekitar 1.800 an unit saja.

Penjualan paling besar di bulan April 2020 adalah Honda Brio sebanyak 966 unit.

Pasar Ekspor Impor

Sedangkan untuk pasar ekspor, Honda baru mulai kembali normal di bulan Mei 2020 ini, setelah sebelumnya sempat tertunda.

“Untuk ekspor sementara waktu tertunda di bulan April. tetapi awal Mei kita ekspor CBU ke Filipina dan Vietnam sudah jalan lagi,” katanya.

Untuk impor, Honda hanya memenuhi kuota pemesanan sebelumnya. “jadi kan ada launch CIVIC Hatcback, nah itu untuk beberaapa bulan ke depan, masih sesuai planning yang ada. Jadi, sementara ini masih sesuai dan belum mengalami perubahan.” terangnya lebih lanjut

Aftersales

Di masa pandemi ini, Honda akan lebih fokus ke efisiensi bisnis dan pelayanan untuk konsumen. Di mana dalam aftersales tersebut, konsumen akan dimanjakan dengan Home Service ataupun Pick Up Service , yang konsumen tidak perlu datang ke diler.

Baca Juga

HONDA LUNCURKAN VIRTUAL RACING GALLERY

• Spread The Love •

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.