Mobility Depok Berbagi Makanan Berbuka Puasa

OTOExpo.com –  Komunitas pecinta Honda Mobilio yang berbasis di Kota Depok, yaitu Mobility Depok Eksis (Modis) berbagi makanan berbuka puasa dan sembako bagi masyarakat sekitar.

Ketua Regional Mobility Depok Eksis Tamsir Barracuda mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 saat ini menyebabkan warga kurang mampu kehilangan pekerjaan atau kekurangan penghasilan. Oleh karena itu, pihaknya mengadakan acara berbagi buka puasa dan bakti sosial selama dua pekan berturut-turut.

Dari Donasi

Makanan dan bahan pokok yang dibagikan berasal dari donasi para member klub Modis dan donatur lain yang turut berpartisipasi. Adapun kegiatan membagi makanan berbuka puasa, dilaksanakan di daerah kampung pemulung, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Sementara bahan pokok dibagikan kepada warga tunanetra dari Yayasan Tuna Netra Muslim Indonesia (Yaktami) di Jalan Ketapang, Depok Timur pada 9 Mei 2020.

Selain itu, pada 16 Mei 2020 juga dilakukan penyerahan bahan pokok dan buka puasa bersama dengan anak yatim di panti asuhan Ar Ridho di Jalan Caringin Nomor 13, Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Protokol Kesehatan

Berbagai kegiatan sosial ini digelar oleh Modis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, yaitu dengan meminimalisir jumlah orang, tidak menimbulkan keramaian, mengenakan masker, serta menjaga jarak aman.

Menurut Tamsir, kondisi akibat pandemi Covid-19 menimbulkan keprihatinan bagi para member Modis. Terlebih saat ini mereka harus menghentikan sementara kegiatan yang bersifat kopi darat alias ajang kumpul-kumpul bersama.

Video Conference

Meski begitu, silaturahmi di antara member Modis masih terus terjaga dengan memanfaatkan fitur teknologi seperti video conference.

Selain itu, para member Modis juga tetap berkomunikasi dan berbagi informasi melalui media sosial mereka di Instagram @mobilitydepok dan Facebook Mobility Depok Eksis.

“Alhamdulillah, silaturahmi dan kekompakan di antara member Modis masih tetap terjaga. Masih tetap bisa bertatap muka dan berbagai informasi walaupun saat ini lebih banyak secara online. Kami berharap dan berdoa agar pandemi ini bisa segera berakhir dan tidak menimbulkan korban lebih banyak lagi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *