Sektor Pertambangan Lesu Jadi Penyebab Lesunya Penjualan HINO Kelas Berat

OTOExpo.com – Perang dagang antara Amerika Serikat dan China diduga menjadi penyebab lesunya sektor pertambangan. Lesunya sektor pertambangan ini secara tidak langsung turut mempengaruhi pasr truk kelas berat. Dampak nya penjualan truk Heavy Duty Truck (HDT) mengalami penurunan.

Direktur Penjualan dan Promosi Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) Santiko Wardoyo mengatakan, kondisi yang tidak bagus di sektor tambang, khususnya tambang batubara mengakibatkan penjualan truk Hino menurun. Penurunannya pun hingga 16,5 persen.

Sektor Pertambangan Lesu Jadi Penyebab Lesunya Penjualan HINO Kelas Berat

Menurutnya, Sebagai pemain truk terkemuka di Indonesia, permintaan Truk Hino kelas berat lebih banyak berasal dari sektor pertambangan, khususnya pertambangan batu bara di wilayah Kalimantan dan juga Sumatera.

Permintaan truk kelas berat di kedua wilayah itu cukup tinggi. “Biasanya sekitar 80 persen hingga 90 persen permintaan truk HDT berasal dari wilayah tersebut,” ungkapnya.

Melihat lesunya sektor pertambangan tersebut, HINO tidak dapat berbuat banyak. “Selama perang dagang masih berlanjut, penjualan truk kelas berat pasti mengalami penurunan.” katanya lagi.

Berdasarkan hal tersebut, PT. Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) merasa kondisi pasar saat ini masih berat, permintaan akan truk kelas berat tidak bergairah, untuk itu hingga akhir tahun 2019 ini Hino tidak mau berharap terlalu banyak.

Sikapnya menunjukkan Hino cenderung mengambil langkah wait and see hingga keadaan pasar kembali normal.


Baca Juga …

Hanya Hino Indonesia Yang Melakukan Ekspor Kendaraan Utuh

• Spread The Love •

Your Comment