Isuzu Indonesia Dukung Pemerintah Penanggulangan ODOL

OTOExpo.com – Isuzu Indonesia terus bergerak kampanyekan penanggulangan Over Dimension dan Over Loading (ODOL). Terlebih dengan seringnya kecelakaan yang melibatkan truk, bisa dibilang Isuzu merupakan salah satu perusahaan kendaraan komersial yang taat akan peraturan pemerintah dengan mendukung program penanggulangan ODOL.

Dalam diskusi pintar yang digelar oleh FORWOT ( Forum Wartawan Otomotif ) bersama dengan Isuzu Indonesia membahas hal yang berkaitan dengan ODOL. Tidak lupa dalam diskusi pintar tersebut, FORWOT juga melibatkan Kemenhub dan juga instansi yang terkait dengan kebijakan tersebut.

Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan terus berupaya memperbaiki sekaligus menangani permasalahan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) dari hulu hingga ke hilir sehingga tercipta Zero ODOL.

Isuzu Indonesia Dukung Pemerintah Penanggulangan ODOL

Pengawasan

Kementerian Perhubungan telah melakukan pengawasan terhadap 21 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), adapun hasil dari pengawasan tersebut, Kementerian mendapati 81,07 persen angkutan barang yang melanggar ketentuan over dimension over load (ODOL) dan yang mentaati hanya 18,93 persen

 

Sejak 1 Agustus 2018

Regulasi over dimension and over load (ODOL) sendiri, telah berjalan dari tanggal 1 Agustus 2018, namun masih banyak sekali kendaraan komersial yang tidak mematuhi ODOL, dan berimbas pada semakin tingginya tingkat kecelakaan truk.

Edukasi Menyeluruh

Hal ini membuat Kementerian Perhubungan tentu tidak hanya mengandalkan Polisi saja untuk menangani hal ini, tetapi Kementerian Perhubungan juga terus memberikan edukasi atau soft power kepada seluruh industri yang dapat mendukung ODOL berjalan dengan baik, salah satunya dengan Isuzu Astra Motor Indonesia.

Isuzu Indonesia Dukung Pemerintah Penanggulangan ODOL

+ Bagaimana Isuzu Indonesia sendiri menciptakan ekosistem yang bebas dari ODOL?
  • Kami yakin bahwa untuk menciptakan ekosistem yang baik, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak, akan tetapi seluruh pihak dari hulu dan hilir harus bekerja sama , dimulai dari produknya, karoseri, surat – surat sampai dengan Layanan purna jualnya.
  1. Produk Isuzu dirancang dengan mempertimbangkan aturan pemerintah
  2. Isuzu bersama Kemenhub turut memberikan stiker refletif cahaya pada program mudik 2019
  3. Isuzu selalu menjalankan SRUT untuk setiap kendaraan barunya, bahkan Isuzu bersama Kemenhub turut mensosialisasikan program Sertifikat Registrasi Uji Tipe
  4. Isuzu telah melakukan sertifikasi pada 41 karoseri partner untuk memastikan karoseri yang bekerjasama dengan Isuzu adalah perusahaan yang taat aturan pemerintah dengan salah satunya mengurus SKRB (Surat Keterangan Rancang Bangun)
  5. Teknologi Isuzu yang dimiliki dengan system ECU pada mesin mampu memotret keadaan teknis, sehingga apabila terbukti truk mengalami kecelakaan akibat ODOL maka warranty claim tidak berlaku

‘’Isuzu Indonesia tentunya sangat menyambut dengan baik terkait peraturan ODOL, karena produk Isuzu sendiri memang dirancang sesuai dengan regulasi keamanan berkendara di Indonesia‘’ Ujar Bapak Ernando Demily selaku Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

Perketat Biaya Operasional

Di sisi lain, dengan makin ketatnya peraturan Pemerintah, tak sedikit pebisnis yang harus berpikir ulang, ada beberapa hal yang bisa dilakukan mereka, yang pasti memperketat biaya operasional menjadi hal yang utama.

Rigit Ke Tractor Head

Selain mereka dapat beralih kendaraan, dari sebelumnya menggunakan truck rigid, kini mulai memakai tractor head, sebab kapabilitas jenis tractor head lebih besar dan titik penyebaran beban lebih luas dibandingkan truk rigid sehingga menjadi solusi dari ODOL.

Isuzu Indonesia Dukung Pemerintah Penanggulangan ODOL

“ Isuzu juga memberikan solusi dari sisi penghematan operasional, karena kita tahu biaya terbesar dari biaya operasionl adalah penggunaan bahan bakar, dan DNA dari Isuzu yang utama adalah mesin yang irit bahan bakar dan bandel” ujar Bapak Attias Asril selaku General Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia.


 

Baca Juga …

Universal Robots Incar Pasar Otomotif Indonesia

Komentar Anda