OtoExpo.com – Dalam gelaran event penutup tahun, IIMS Motobike Expo 2019 lalu, PT Enwan Multi Partindo (EMP) meluncurkan 7 seri shock breaker terbaru dari Racing Boy (RCB). RCB adalah salah satu brand dibawah naungan PT EMP, yang khusus menyediakan sparepart kendaraan roda dua, seperti shockbreaker.

Ketujuh perangkat keras tersebut terdiri atas tiga seri yang telah dilengkapi tabung dan 1 set spring kit.

“Ada 3 tipe yang sudah dilengkapi tabung dan diberikan 1 set spring kit agar lebih nyaman. Konsumen bisa memilih antara menggunakan spring bawaan yang standar, atau mengganti spring kit yang diberikan supaya lebih lembut,” ujar Acib Putro, Manager Marketing PT EMP.

RCB meluncurkan tujuh perangkat kerasnya dalam berbagai tipe, seperti VS, VD, VE, MB-2 Monoshock, MB-2 Matic Doubel Shock dan A2.

RCB Shock breaker terbarunya ini dapat digunakan untuk motor Honda Vario hingga Yamaha NMAX.

Seri VS
Tipe VS adalah produk yang dilengkapi dengan pengaturan untuk rebound dan preload. Tipe VS memiliki harga yang cukup bervariasi tergantung jenis motornya. EMP membandrolnya mulai dari Rp1,325 juta hingga Rp2,760 juta untuk varian 305 mm Aerox dan NMAX.

Seri VE
Lalu untuk seri VE, yang hanya memiliki pengaturan rebound saja dibanderol dari harga Rp1,190 juta hingga Rp2,470 juta.

Seri VD
Kemudian untuk tipe tertinggi, yaitu VD sudah dilengkapi pengaturan full untuk rebound, kompresi, hingga preload. Tipe ini dibanderol seharga Rp3,2 juta.

Disamping ketiga tipe tersebut masih ada RCB terbaru seri MB. Seri ini meliputi MB-2 double shock dan MB-2 monoshock.

​​​​​​​Khusus seri MB ini, hanya dilengkapi tabung dan pengaturan untuk preload saja, sehingga harga yang ditawarkan pun cukup miring, yakni mulai Rp595 ribu sampai Rp1,215 juta.

R9 Exhaust Falcon Series
Tidak hanya shock breaker, EMP juga meluncurkan knalpot untuk merk R9, yakni R9 Exhaust Falcon Series yang diklaim bisa mendongkrak tenaga antara 0,5 hingga 1 dk.

Bagi konsumen yang ingin memiliki Knalpot R9 Exhaust tipe Falcon Series, EMP membanderolnya seharga Rp1,540 juta.

Comment