Program CiptaNyata Selesai

OTOExpo.com –  Setelah mengumumkan tema social entrepreneurship sebagai kategori baru untuk Program CiptaNyata, kini Belva Devara resmi telah menutup penyelenggaraan fase social entrepreneurship dan menetapkan dua pemenang yang hendak memperoleh hadiah berupa dana penggerak masing-masing sebesar Rp 20 juta dan program pengarahan atau mentorship secara langsung dari para praktisi yang sesuai dengan bidang usaha yang mereka ajukan.

Pada fase keempat ini, Belva Devara dengan bangga mengumumkan Broken Home Indonesia (BeHome.id) oleh Chatreen Moko dan Lokality Indonesia oleh Muhamad Ali Shodiqi sebagai pemenang Program CiptaNyata untuk bidang social entrepreneurship.

Program CiptaNyata Selesai

Kedua social enterprise ini dipilih karena tak hanya memiliki konsep usaha yang inovatif, tetapi juga memiliki tujuan sosial yang berkelanjutan dan berdampak besar.

Dari segi pembuatan proposal Business Model Canvas (BMC) dan video pitching, kedua pemenang pun telah menyiapkannya dengan sangat baik.

BeHome.id

BeHome.id oleh Chatreen Moko merupakan sebuah social enterprise yang berfokus pada pengadaan platform edukasi, konseling, pengembangan karakter, serta pemberdayaan minat dan bakat yang ditujukan bagi anak-anak yang mengalami broken home.

Selama hampir delapan tahun, Chatreen Moko telah merawat dan mendampingi ratusan remaja yang mengalami broken home, agar memiliki kesempatan yang setara untuk belajar, bermimpi, dan berkarya bagi bangsa Indonesia. Salah satu keunikan yang ditawarkan oleh usaha ini adalah penyediaan layanan cerita dari dua golongan, yakni kelompok profesional (psikolog dan psikiater) dan teman sebaya (mahasiswa psikologi yang telah memperoleh training).

Lokality Indonesia

Lokality Indonesia oleh Muhamad Ali Shodiqi berusaha untuk memproduksi mie bebas gluten dari tepung tapioka dan mocaf yang mempunyai lima varian rasa, yakni original, kelor, wortel, ubi ungu, dan buah naga. Menariknya, mie dari Lokality Indonesia ini diproduksi tanpa pengawet, MSG, dan pewarna buatan sehingga aman dikonsumsi bagi para penderita celiac, gluten intoleran, dan autisme.

Program CiptaNyata Selesai

Tak hanya berkontribusi dalam memberikan pilihan menu pangan lokal sehat bagi masyarakat Indonesia, usaha ini juga berhasil menyokong berbagai mitra pengrajin mie, seperti para petani singkong dan pemilik toko organik, agar memiliki usaha yang berkelanjutan.

“Di luar ekspektasi kami, kedua pemenang berhasil mengangkat suatu permasalahan sosial yang rumit menjadi suatu konsep social enterprise yang memiliki potensi untuk berdampak besar. Baik BeHome.id maupun Lokality Indonesia, keduanya juga memiliki ide usaha yang menarik dan berkontribusi dalam memberikan pendampingan bagi generasi muda yang mengalami broken home, serta pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat lokal,” ucap Belva Devara.

Selain BeHome.Id dan Lokality Indonesia, Belva Devara juga mengapresiasi tiga social entrepreneurship lainnya yang berhasil mendapatkan status “Special Mentions” dari Belva Devara.

Pertama, MenjadiManusia yang berusaha menciptakan konten-konten positif dan penyemangat bagi masyarakat yang mengalami depresi.

Kedua, Disableable yang berusaha memberdayakan kaum disabilitas melalui berbagai pelatihan untuk meningkatkan produktivitasnya.

Ketiga, MaknaQurban yang berusaha menyediakan suatu platform bagi masyarakat agar mudah menemukan hewan kurban.

Tak terasa, selama sembilan bulan terakhir, Program CiptaNyata berhasil menjangkau ribuan UMKM di seluruh Indonesia yang menawarkan berbagai ide bisnis yang inovatif dan progresif.

Melalui 4 kategori yang berbeda, yakni fashion, kuliner, teknologi, dan social entrepreneurship, Belva Devara dan Tim CiptaNyata telah mengumumkan 8 orang pemenang dan 12 Special Mention yang dianggap paling berpotensi dalam menggerakkan perekonomian lokal.

Adapun, kedelapan pemenang terpilih ini berhasil mendapatkan seluruh gaji Belva Devara selama menjadi Staf Khusus Presiden RI dengan total nilai mencapai Rp 160 juta rupiah.

Tak hanya itu, Program CiptaNyata juga bekerja sama dengan 8 pelaku bisnis lokal hingga internasional, seperti Voyej, Love and Flair, Zanana, Pipiltin, eFishery, dan StyleTheory, untuk menjadi mentor dalam program pengarahan (mentorship), serta 14 director dan 43 volunteer dari seluruh wilayah di Indonesia.

Terlepas dari program ini, Belva Devara beserta seluruh Tim CiptaNyata juga turut berkontribusi selama proses penyaluran bantuan tenaga dan dana untuk menangani isu COVID-19 di Indonesia melalui “Gerakan Masker Kain untuk Semua”.

Dengan diumumkannya kedua pemenang dari fase keempat ini, maka berakhir pulalah CiptaNyata sebagai program pengembangan kapasitas bagi masyarakat Indonesia yang memiliki minat kewirausahaan dan/atau sedang menjalankan program bisnisnya.

Program CiptaNyata Selesai

Harapannya, semoga bantuan pengetahuan maupun modal yang diberikan melalui Program CiptaNyata ini dapat bermanfaat bagi seluruh pemenang dalam mengembangkan bisnisnya sehingga turut berkontribusi dalam memajukan perekonomian Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik situs www.ciptanyata.com

• Spread The Love •

Your Comment