OTOExpo.com – Kejadian truk terjatuh di tol Cipularang ternyata memiliki kelebihan muatan hingga 300 persen. Akibat terjatuhnya truk tersebut, hingga menyebabkan macet dan terakhir ada truk nyelonong hingga menghantam barisan kemacetan tersebut.  Kecelakaan itu melibatkan 21 kendaraan dan korban luka-luka hingga meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kecelakaan dipicu dua kendaraan dump truk yang overload. Pengemudi sopir dump truk hilang kendali. Rem juga tidak berfungsi dengan baik saat melintasi jalan menurun panjang, sampai akhirnya terbalik.

Saat ini pihak Polres Purwakarta sudah menetapkan dua orang tersangka yaitu sopir truk berinisial DH dan S. Sedangkan tersangka DH sudah meninggal dunia di tempat kejadian.

Dishub Jabar Klaim Rajin Razia Truk

Seolah kecolongan dengan kejadian di tol Cipularang, Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat mengklaim telah rutin melakukan razia truk yang kelebihan muatan atau overload di beberapa titik di Tol Cipularang.

Sementara itu Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, terdapat penambahan tinggi pada bak truk sehingga kapasitas angkut bertambah dari semestinya. Akibatnya, kelebihan muatan tanah truk itu mencapai 300 persen, dari yang seharusnya 12 ton menjadi 37 ton.

Rutin Razia ODOL

“Untuk razia kendaraan truk yang overload di Jalan Tol Cipularang, itu sudah rutin kami lakukan bersama jajaran kepolisian dan pihak Jasa Marga,” kata Enjang Kusmana selaku Koordinator Penguji Kendaraan Bermotor Dishub Provinsi Jawa Barat.

Selama satu bulan, Enjang mengaku pihaknya merazia truk overload selama enam kali. Tiga kali razia di rest area jalan Tol Cipularang Kilometer 120 dan tiga kali razia di rest area Kilometer 88. Razia kendaraan truk overload tersebut biasanya dilakukan di dua tempat peristirahatan jalan tol atau rest area yakni di Kilometer 120 dan Kilometer 88.

“Jadi sebenarnya kita sudah mengawasi kendaraan truk yang overload, baik di jalan provinsi maupun di jalan Tol Cipularang,” kata dia, Kamis (5/9).

Dishub Jabar Klaim Rajin Razia Truk

Enjang mengatakan, Dinas Perhubungan Jabar juga pasti menilang truk yang kelebihan muatan. Tidak itu saja, dishub Jabar juga mengurangi muatan truk yang terkena tilang.

Seakan tidak ingin kecolongan lagi, Dinas Perhubungan Jabar berencana akan menempatkan alat pendeteksi kelebihan muatan di depan Gerbang Tol Cipularang. Apabila terdapat truk yang kelebihan muatan, maka truk tersebut tidak dapat melintasi  jalan bebas hambatan.

• Spread The Love •

Your Comment