Beberapa HP China Ini Kurang Laku di Indonesia

OTOExpxo.com – Di tahun 2006-an, Indonesia banyak kedatangan merek HP, seperti K-Touch, Tiger, Huawei, Xiaomi, Realme, dll. Kehadiran merek-merek HP tersebut di Indonesia tentu saja membuat persaingan di antara para vendor HP semakin ketat.

Saat itu, beberapa HP cina menghadirkan berbagai macam teknologi, seperti dengan menyematkan TV yang dapat ditonton langsung melalui HP.

Dibekali dengan spesfikisi cukup mumpuni dan dibanderol dengan harga murah, tidak mengherankan kalau merek HP China mampu bersaing dengan merek raksasa lainnya seperti Samsung ataupun Apple. Akan tetapi, beberapa merek HP Cina tersebut juga menawarkan keunggulan serupa atau bahkan lebih,

Ketatnya persaingan antar merek-merek HP China tersebut, Beberapa vendor yang ‘tidak kuat’ terpaksa harus mundur bahkan ada juga yang gulung tikar.

HiSense
Merek ini  pertama kali meluncurkan produk smartphonenya di Indonesia yang diberi nama PureShot dan PureShot Plus. Memiliki beberapa produk HP yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

Merek HP HiSense sempat menyita perhatian publik di tanah air kala itu. Terlebih dengan harganya yang sangat terjangkau dan spesifikasinya yang cukup mumpuni.

Salah satunya yang paling menyita perhatian adalah King Kong 2, HP tahan air yang sudah mengantongi sertifikasi IP67 yang membuatnya mampu bertahan di kedalaman air satu meter selama satu jam penuh.
Namun perlahan tapi pasti, merek HP HiSense kini sudah tak terdengar lagi keberadaannya di Indonesia.
ZTE
Merek ini pernah meraih kejayaan di pasar gadget Indonesia beberapa tahun yang lalu, merek HP ZTE dulu banyak sekali diminati oleh para pengguna gadget di tanah air.
Bentuknya yang simpel dan menarik membuat peminatnya lumayan .anyak. Perusahaan yang bermarkas di Shenzen, China, ini pertama kali didirikan pada tahun 1985 dan sukses menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar di negara asalnya tersebut.

Merek HP ZTE sendiri sempat booming di Indonesia sekitar tahun 2008 lalu karena produk HP-nya yang dikenal memiliki harga murah dan spesifikasi yang cukup mumpuni.

Namun sayang, kesuksesan yang diraih ZTE di Indonesia ini kini mulai meredup akibat munculnya beberapa merek raksasa HP China seperti Xiaomi ataupun yang lainnya.

Beberapa HP China Ini Kurang Laku di Indonesia
Haier

Didirikan pada tahun 1984, Haier awalnya adalah sebuah perusahaan multinasional yang memproduksi barang elektronik peralatan rumah tangga saja.  Namun seiring berjalannya waktu, Haier akhirnya memutuskan untuk merambah industri gadget dan meluncurkan beberapa produk HP-nya di Indonesia.

Sudah memiliki pabrik HP sendiri yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, namun sayangnya bisnis HP Haier di Indonesia tidak mampu bertahan. Kini kamu sudah nggak akan menemukan lagi produk HP dari merek satu ini di Indonesia.

Meizu

Dulu dikabarkan akan menjadi pesaing berat dari Xiaomi,  Ketika Meizu meluncurkan HP Meizu C9 yang dibanderol dengan harga murah tapi memiliki spesifikasi lumayan, pihak Meizu berani menantang Xiaomi Redmi 6A yang juga menjadi HP murah Xioami kala itu. Lebih buruknya lagi, nama Meizu di Indonesia sendiri kini bahkan sudah nyaris tak terdengar keberadaannya.

K-touch
K-Touchmerupakan merek HP china berikutnya yang sempat populer di Indonesia dan juga menjadi merek terkemuka di negaranya sendiri. Dengan kepercayaan konsumen yang cukup tinggi di negeri asalnya, K-Touch mulai memasuki pasar gadget Indonesia sekitar tahun 2007 lalu.

Sayangnya, sekitar tahun 2015 lalu perusahaan teknologi ini terpaksa gulung tikar karena ketatnya persaingan di industri gadget saat itu dan keuntungan yang rendah. Pertumbuhan pasar HP China yang melambat juga menjadi salah satu alasan kenapa merek K-Touch akhirnya bangkrut.

Beberapa HP China Ini Kurang Laku di Indonesia

• Spread The Love •

Your Comment