Apa Itu Kecemasan Sosial dan Bagaimana Cara Menghadapinya?

OTOExpo.com –  Kecemasan sosial adalah kondisi ketika seseorang merasa cemas dan takut ketika harus bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain atau dikenal dengan istilah ”Demam Panggung”.

Biasanya, gejala kecemasan sosial ditandai dengan timbulnya benjolan di tenggorokan, berkeringat, gemetar, jantung kerap berdebar kencang, ketegangan otot, nyeri, mual, atau pusing.

Ada juga perasaan ingin melarikan diri, dirundung perasaan bersalah, dan selalu ingin menghindar ketika harus tampil di depan umum atau ketika harus menjadi pusat perhatian.

Bahkan, pengidap kecemasan sosial juga kerap menghindari orang-orang yang mereka anggap punya kedudukan lebih tinggi dari dirinya meskipun orang tersebut masih keluarga, seperti paman atau bibinya.

Head of Digital Channel Sequis Evan Tanotogono mengatakan kesehatan mental menjadi topik hangat selama pandemi covid-19 sehingga Super You mengangkat topik social anxiety dalam virtual talk show bertajuk #SuperONEderful. Ia juga mengatakan melalui virtual talk show, Super You ingin memberikan pemahaman tentang manfaat asuransi sebagai jaring pengaman finansial keluarga dari berbagai potensi ancaman risiko yang datangnya tidak terduga, misalnya saat terjadi risiko gangguan kesehatan yang memerlukan perawatan medis maka asuransi kesehatan akan terasa manfaatnya.

Banyaknya penderita kecemasan sosial terutama di masa pandemi ini, Super You by Sequis Online, kanal asuransi digital Sequis mengadakan seminar virtual talk show (6/10) dengan menghadirkan psikiater & ahli psikosomatis RS OMNI Hospital Alam Sutera dr Andri, Sp.KJ dan content creator kesehatan mental Dimas Alwin. Keduanya berbagi pengetahuan mengenai “Social Anxiety, How to Cope With it?”

Head of Digital Channel Sequis Evan Tanotogono mengatakan kesehatan mental menjadi topik hangat selama pandemi covid-19 sehingga Super You mengangkat topik social anxiety dalam virtual talk show bertajuk #SuperONEderful.

Ia juga mengatakan melalui virtual talk show, Super You ingin memberikan pemahaman tentang manfaat asuransi sebagai jaring pengaman finansial keluarga dari berbagai potensi ancaman risiko yang datangnya tidak terduga, misalnya saat terjadi risiko gangguan kesehatan yang memerlukan perawatan medis maka asuransi kesehatan akan terasa manfaatnya.

“Kecemasan yang intens secara terus menerus dari penderita kecemasan sosial dapat memengaruhi kesehatan fisik atau dikenal dengan istilah psikosomatik, yaitu keluhan fisik yang timbul atau dipengaruhi oleh pikiran atau emosi, bukan oleh alasan fisik, seperti luka atau infeksi,” terang dr Andri, Sp.KJ

Apa Itu Kecemasan Sosial dan Bagaimana Cara Menghadapinya?

Gangguan kecemasan juga dapat disebabkan oleh media sosial, terutama saat pandemi covid-19. Dimas Alwin yang banyak membahas isu kesehatan mental dan sosial media menjelaskan bahwa perubahan sosial secara mendadak, cepat, dan terus menerus, kerap terjadi selama masa pandemi covid-19.

Hal Ini bisa menimbulkan rasa cemas dan panik. Contohnya, terhentinya aktivitas sehari-hari, terpaksa berpisah dari keluarga dalam kurun waktu berbulan-bulan bila bekerja di luar kota, terganggunya operasional bisnis, dan pengurangan karyawan di berbagai sektor yang berimbas pada finansial keluarga.

Media sosial dapat menjadi salah satu pemicu kecemasan karena melihat dan membaca informasi yang tidak benar. Awalnya ingin menghibur diri saat banyak waktu harus dihabiskan di rumah. Tetapi, alih-alih terhibur, mereka yang tadinya sudah cemas jadi semakin takut beraktivitas dan mengambil keputusan karena terpengaruh informasi dari media sosial.

Apa Itu Kecemasan Sosial dan Bagaimana Cara Menghadapinya?

“Informasi soal covid-19 sering disajikan dengan cara kurang tepat atau bertujuan menakut-nakuti dan content-nya tidak diverifikasi terlebih dahulu sehingga membingungkan pembaca. Kita tahu bahwa virus ini bisa menyebabkan terganggunya kesehatan, menurunnya kualitas hidup, dan menyebabkan kematian sehingga informasi yang disajikan haruslah bersifat edukatif agar pembaca memiliki pemahaman yang benar dan mematuhi protokol kesehatan bukan sebaliknya menjadi khawatir,” sebut Dimas.

Ia menyarankan pengguna media sosial dapat lebih bijak berselancar di internet dan sebaiknya lebih banyak berinteraksi secara nyata dengan orang di sekitarnya.


Sedangkan dr. Andri menyarankan beberapa tips untuk mengatur rasa cemas, seperti mencoba membiasakan diri untuk menghadiri meeting tepat waktu sehingga dapat melihat satu per satu audience yang datang, ‘membekali’ diri dengan update mengenai situasi atau pemberitaan terkini sehingga memiliki topik untuk menjadi bahan diskusi dengan orang lain, menghindari minuman beralkohol, mengonsumsi makanan sehat, dan rajin berolahraga.

Asuransi Bantu Kurangi Rasa Cemas

Terganggunya kesehatan ternyata dapat juga menimbulkan kecemasan baru. Disaat harus mendapatkan perawatan medis maka harus mengeluarkan sejumlah uang yang tidak kecil dan bisa jadi menggerus finansial keluarga.

Apa Itu Kecemasan Sosial dan Bagaimana Cara Menghadapinya?

Sedangkan bagi mereka yang telah memiliki asuransi, rasa cemas pada jumlah tagihan rumah sakit masih bisa dikendalikan sebab biayanya akan ditanggung oleh perusahaan asuransi dengan nilai pertanggungan sesuai yang tercantum pada polis.

Dengan demikian, pasien dapat berfokus pada proses penyembuhan, sementara tabungan dan aset yang dimiliki keluarga tetap terjaga.

Termasuk jika terjadi kematian hingga sumber pemasukan keluarga hilang, ada sejumlah Uang Pertanggungan (UP) dari perusahaan asuransi yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga agar mampu memenuhi kebutuhan hidup selanjutnya.

Memiliki asuransi saat pandemi, sudah bukan lagi sekadar pilihan perlu atau tidak karena sudah menjadi prioritas.

Perasaan cemas jika finansial tergerus karena biaya medis atau hilangnya sumber pendapatan karena meninggal dunia dapat dialihkan menjadi rasa aman dengan berasuransi.

Masyarakat bisa memanfaatkan Super You untuk melindungi diri dan keluarganya.

Super You by Sequis Online memiliki 4 produk asuransi dengan premi terjangkau mulai Rp30 ribu-an saja, yaitu :

  1. Super Life Protection (asuransi jiwa),
  2. Super Strong Protection (asuransi jiwa dan penyakit kritis),
  3. My Hospital Protection (asuransi santunan rawat inap),
  4. Super Safe Protection (asuransi kecelakaan diri).

Keempat produk ini dapat diperoleh melalui proses yang mudah, cepat, dan tanpa harus melakukan interaksi tatap muka. Pembeliannya dapat dilakukan secara online melalui superyou.co.id.

• Spread The Love •

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.