OTOExpo.com –  Risiko finansial karena mobil terendam banjir tentu sangat tinggi, terutama di musim penghujan yang rentan memicu bencana. Musibah yang satu ini jelas bisa menimbulkan kerusakan mesin, kelistrikan, hingga penumpukkan kotoran yang sangat mengganggu, dan terjadinya korosi di eksterior maupun interior.


Biaya perbaikan mobil yang terendam banjir juga tidak murah. Apabila menyebabkan kerusakan di unit kontrol mesin (ECU), dan mengharuskan Anda membeli ECU baru, maka tidak menutup kemungkinan Anda merogoh kocek di atas Rp 5 juta atau bahkan puluhan juta Rupiah, tergantung jenis mobilnya.

6 Tips Yang Harus Dihadapi Bagi Pemilik Mobil Terkait Finansial Akibat Banjir

Lantas seperti apakah tips yang bisa dilakukan pemilik mobil untuk menghadapi risiko finansial akibat banjir? Berikut ulasannya dari Lifepal.co.id.

Kurangi mobilitas Anda di musim hujan

Jika kegiatan bekerja di kantor atau meeting bisa dilakukan dengan cara virtual, maka manfaatkanlah teknologi yang ada. Gunakan aplikasi-aplikasi yang bisa menunjang produktivitas Anda dalam bekerja.

Mengurangi mobilitas juga tentunya bisa menghemat pengeluaran Anda untuk membeli bahan bakar mobil.

( Lanjut Halaman 2 )

Laman: 1 2

Comment