OTOExpo.com – Seringkali kita melihat sopir bus membiarkan mesin kendaraannya tetap menyala saat parkir. Padahal, menurut hemat kita, hal tersebut tentunya memboroskan. Lantas, atas dasar apa sopir bus tersebut melakukan hal tersebut?

Berikut ini penjelasannya berdasarkan Slamet (53) sopir bus Raya :

Pertama, Dengan mematikan mesin busnya, kenyamanan penumpang akan terganggu. Apabila mesin mati, tentunya para penumpang yang berada di dalam bus akan protes karena di dalam bus terasa panas dikarenakan Air Conditioning (AC) pasti mati.

Kedua, Menurutnya, Bus yang dia gunakan adalah bus dengan mesin diesel. Sopir bus dilarang untuk menyalakan mesin lalu langsung mengemudikannya, atau dari mengemudi langsung mematikan mesin.

Karena kebiasaan tersebut secara tidak langsung dapat mempengaruhi durabilitas mesin. Komponen mesin bisa jadi macet. Dan apabila terdapat mesin turbo, hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan.

Hal tersebut diamini oleh Irwan Supriyono selaku Senior Executive Officer Aftersales Services & Technical HMSI, “Untuk mendapatkan kinerja mesin diesel yang optimal, tentunya dibutuhkan kompresi dan suhu yang tinggi. Sebab, jika suplai panas dan udara kurang, kerje turbo tidak maksimal.” pungkasnya.

Keluh Kesah PO Bus Di Sumatera Akibat Pandemi