AHM Tempa Calon “The Next Mario Aji”! 10 Pebalap Muda Ini Resmi Lolos Astra Honda Racing School 2026
- account_circle dennis
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- visibility 90
- comment 0 komentar
- print Cetak

10 Pebalap Muda Lolos Astra Honda Racing School 2026, Siap Dibina ke Level Dunia
Siap Mengaspal di Lintasan Dunia, 10 Pebalap Muda Terpilih di Astra Honda Racing School 2026
10 Pebalap Muda Lolos Astra Honda Racing School 2026, Siap Dibina ke Level Dunia
OTOExpo.com , Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun “jalur cepat” bagi talenta balap Indonesia.
Melalui program Astra Honda Racing School (AHRS) 2026, AHM resmi memilih 10 pebalap muda terbaik yang akan digembleng sebagai calon pebalap profesional, bahkan disiapkan untuk menembus level Asia hingga dunia.
Seleksi ketat digelar di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHM SRTC) Deltamas, Jawa Barat, pada 15 Februari 2026. Puluhan peserta dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam proses seleksi awal, namun hanya 10 pebalap yang dinilai paling lengkap dari sisi teknik, fisik, dan mental balap yang akhirnya lolos.
Menariknya, peserta seleksi AHRS tahun ini berada di rentang usia 10–14 tahun, usia emas untuk membentuk karakter riding yang benar sejak dini mulai dari cara membaca racing line hingga mengelola tekanan kompetisi.

10 Pebalap Muda Lolos Astra Honda Racing School 2026, Siap Dibina ke Level Dunia
Berbeda dari seleksi biasa, AHRS menilai kemampuan peserta secara menyeluruh. Para calon siswa diuji dari aspek fundamental balap yang menjadi “pondasi wajib” bagi pebalap profesional.
Mulai dari riding position (posisi tubuh saat akselerasi dan menikung), braking control (teknik pengereman progresif dan titik pengereman ideal), hingga kemampuan membaca racing line untuk menjaga momentum di tikungan.
Tak hanya itu, penilaian juga mencakup cornering technique, body movement, serta spatial awareness—kemampuan pebalap memahami posisi lawan dan ruang di lintasan saat overtake atau mempertahankan posisi.
Dalam balap modern, spatial awareness jadi elemen penting karena menentukan kapan pebalap harus agresif, kapan harus bertahan, serta bagaimana menjaga jalur tetap aman saat berada dalam pack.
AHM juga menilai aspek lain seperti konsistensi catatan waktu, adaptasi terhadap lintasan baru, serta daya tahan fisik, karena kemampuan menjaga performa lap demi lap menjadi salah satu pembeda utama antara pebalap biasa dan pebalap bermental juara.
AHRS 2026 mendapat pembaruan penting. Program pelatihan kini tidak hanya dilakukan di fasilitas Deltamas, tetapi juga diperluas ke sirkuit permanen, salah satunya Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Langkah ini bukan sekadar “menambah lokasi latihan”, tetapi menjadi strategi teknis agar siswa merasakan atmosfer balap yang lebih nyata.
Mandalika memiliki karakter high speed yang menuntut kemampuan pengereman presisi, kontrol throttle, serta teknik cornering yang lebih agresif dibanding trek latihan biasa.
Dengan latihan di sirkuit permanen, para siswa akan lebih cepat memahami bagaimana menghadapi perubahan grip aspal, variasi tikungan cepat, serta tuntutan racing line yang lebih kompleks.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menegaskan AHRS merupakan fondasi awal pembinaan berjenjang yang terus disempurnakan.
AHM ingin memastikan para siswa bukan hanya cepat, tetapi juga matang secara mental dan fisik untuk menghadapi kompetisi level tinggi.
Dalam program latihan harian, para siswa menggunakan kombinasi motor yang dirancang untuk membangun kontrol secara bertahap.
Motor utama yang digunakan adalah Honda NSF100, motor mini race yang terkenal efektif untuk melatih dasar balap seperti kontrol throttle, pengereman, dan kehalusan corner entry.
Sementara itu, untuk melatih penguasaan tenaga dan kecepatan, siswa juga menggunakan CBR150R. Sedangkan CRF150R dimanfaatkan untuk latihan karakter motor off-road guna meningkatkan kontrol grip, refleks, serta adaptasi handling.
Seluruh program dibimbing oleh pelatih balap nasional berpengalaman, lengkap dengan evaluasi teknis dan koreksi riding style.
Sejak pertama kali digelar pada 2010, AHRS telah melahirkan banyak pebalap yang kini tampil di ajang nasional, Asia, bahkan dunia.
Nama seperti Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, yang kini menapaki level kompetisi internasional, menjadi bukti bahwa AHRS bukan sekadar sekolah balap, melainkan jalur pembinaan serius menuju panggung global.

10 Pebalap Muda Lolos Astra Honda Racing School 2026, Siap Dibina ke Level Dunia
Daftar 10 Pebalap yang Lolos Seleksi AHRS 2026
-
M Hagy Agasi – Jawa Barat
-
Hiroshi Eka Putra Jaya Wisesa – Yogyakarta
-
Mikhail Zafran Almi – Nusa Tenggara Barat
-
Andrea Dovi Mega Bustomi – Jakarta
-
M Gibran Lalae – Jawa Barat
-
Gandewa Abimanyu – Yogyakarta
-
Anindya Baskoro Setiawan – Yogyakarta
-
Omar Asyfaq – Jawa Tengah
-
Edrin Ahza Hartge – Yogyakarta
-
Daffa Ikhwanul Dzakwan – Jawa Tengah
Dengan komposisi talenta dari berbagai daerah, AHRS 2026 berpotensi kembali melahirkan generasi pebalap yang bukan hanya cepat di lintasan nasional, tetapi juga siap “mengaspal” di ajang dunia.****
- Penulis: dennis
- Editor: RM.Dimas Wirawan
