OTOExpo.com – Busi merupakan komponen kendaraan yang sangat vital fungsinya, untuk itu busi perlu diganti secara berkala.  Hal ini bertujuan agar proses pembakaran yang berlangsung di dalam mesin tetap optimal. Jika kualitas busi sudah menurun, proses pembakaran dapat terganggu dan tentunya bikin konsumsi BBM jadi lebih boros.

Berdasarkan hasil riset internal PT NGK Busi Indonesia menunjukkan, busi tipe standar pada umumnya akan mulai aus pada sepeda motor di 6.000 km dan mobil di 20.000 km. busi yang sudah aus dan masa pakainya habis, dapat memicu terjadinya overheat pada busi saat busi bekerja,

Busi kalau tidak dijaga dan dirawat, komponen ini riskan rusak dan tak berfungsi. Akan tetapi, bukan karena lokasi di ruang pembakaranlah yang menjadi penyebab busi mobil hitam dan basah. Ada faktor lain yang menjadi penyebab hal kondisi tersebut.

Berikut ini beberapa masalahterkait busi mobi menjadi hitam dan basah, seperti :

Terlalu banyak bahan bakar

Dalam takaran Air Fuel Ratio (AFR), perbandingan bahan bakar dengan udara adalah 1:14. Saat udara berada di level lebih rendah daripada 14, maka saat itulah kondisi “banjir” bahan bakar terjadi.

Karena Hal inilah Busi Mobil Dapat menjadi Hitam dan Basah

Busi pun akan basah hingga menyebabkan terganggunya sistem pengapian. Anda perlu mengatur ulang karburator agar perbandingan AFR kembali ideal…………. (lanjut halaman 2)

Laman: 1 2

Your Comment