Adira Finance Klaim NPL Kredit Motor Tidak Alami Kenaikan

Adira Finance Klaim NPL Kredit Macet Tidak Alami Kenaikan

 

OTOExpo.comNPL atau Non-performing loan merupakan indikator kesehatan aset dari lembaga perbankan. Dalam NPL terdapat perhitungan berkaitan dengan banyaknya debitur yang gagal melakukan pelunasan pinjaman.

Biasanya, NPL dikategorikan ketika status kredit berada dalam kondisi pinjaman dengan tingkat bunga senilai dengan 90 hari setelah dikapitalisasi atau ditunda karena perjanjian awal.

NPL adalah ketika kondisi pinjaman dengan kondisi dari debitur gagal melakukan pembayaran yang sudah dijadwalkan untuk waktu tertentu.

Bank Indonesia juga menjelaskan bahwa pengertian NPL adalah kredit dengan kualitas kurang lancar atau macet. Indikator ini dapat berupa rasio keuangan pokok yang mampu memberikan informasi untuk penilaian permodalan, risiko kredit, risiko pasar, likuiditas hingga rentabilitas.

Adira Finance Beri Subsidi Ke Motor Listrik 12 Juta
Adira Finance Beri Subsidi Ke Motor Listrik 12 Juta

Terkait kredit macet (NPL) PT. Adira Finance Multi Dinamika mengungkapakan bahwa kredit macet (NPL) nya tidak lebih dari 2 persen. Hal tersebut diungkapkan Direktur Portofolio Adira Finance Harry Latif yang mengatakan, capaian NPL hingga akhir 2022 kemarin masih terbilang normal. Adira Finance mengklaim, NPL-nya masih di bawah 2 persen.

NPL 2022 Adira Finance di angka sedikit di bawah 2 persen, pencapaian dari target 2 sampai 2,25 persen,” ujar Harry dalam bincang bersama media (05/01/2023).

Bank Indonesia telah menetapkan batas NPL bank atau kredit macet melalui Nomor 06/10/PBI Tahun 2004, mengenai sistem penilaian tingkat kesehatan Bank Umum menjelaskan bahwa rasio dari non-performing loan adalah sebesar 5 persen.

Adapun rumus untuk mengetahui nilai Non-Performing Loan dengan menggunakan rumus:

Rasio NPL= (Total NPL (Kurang Lancar + Diragukan + Macet)/Total Kredit) X 100%  Semakin kecil persentase dari NPL, maka bank akan mendapatkan laba yang stabil.

Sejauh ini Adira Finance dalam kondisi baik untuk NPL di akhir tahun lalu (2022-red). Pada Desember 2022, malah kita membaik bila dibandingkan November 2022,” pungkas Harry.