Berita
light_mode
Beranda » Tips » Motor Matik Loncat-loncat, Perika Karet Kopling Pada CVT

Motor Matik Loncat-loncat, Perika Karet Kopling Pada CVT

  • account_circle Pandito
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 328
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

Motor Matik Loncat-loncat, Perika Karet Kopling Pada CVT

Motor matik terasa loncat-loncat dan bunyi kasar? Bisa jadi karet kopling CVT bermasalah. Simak ciri, penyebab, dan solusinya di sini.

 

 

OTOExpo.com   Masalah motor matik terasa loncat-loncat saat digunakan pada kecepatan rendah kerap membuat pengendara panik. Sensasinya mirip seperti motor kopling manual yang dilepas di gigi tinggi tapi dengan kecepatan rendah. Tarikan terasa tidak halus, bahkan terkadang disertai bunyi “cetak-cetak” saat gas diputar mendadak.

Hal inilah yang dialami Susi (19), seorang mahasiswi di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Setiap kali motor matiknya digunakan untuk berjalan pelan, khususnya di kondisi macet, motor terasa menghentak-hentak. Kondisi makin parah ketika gas ditarik spontan, muncul suara kasar dari area CVT.

Tak ingin masalah makin serius, Susi akhirnya membawa motornya ke bengkel motor di kawasan Rawasari, Jakarta Timur.

Setelah dilakukan pengecekan, Budi, mekanik bengkel tersebut, langsung menemukan sumber masalahnya.

“Kalau gejalanya loncat-loncat di putaran rendah, hampir pasti karet kopling gandanya sudah mulai keras atau peyang,” jelas Budi.

Pada sistem CVT motor matik, karet kopling ganda berfungsi sebagai bantalan yang membantu kampas kopling membuka dan menutup secara halus. Ketika karet ini sudah mengeras atau berubah bentuk akibat usia dan panas berlebih, pergerakan kampas kopling menjadi tidak lancar.

Motor Matik Loncat-loncat, Perika Karet Kopling Pada CVT

Akibatnya, saat mesin berputar di rpm rendah:

  • Kopling tidak menempel sempurna

  • Daya tersalur tidak stabil

  • Motor terasa menghentak atau loncat-loncat

Masalah ini umum terjadi pada hampir semua jenis skutik, terutama yang telah menempuh jarak sekitar 10.000 km atau lebih, tergantung gaya berkendara dan kondisi pemakaian.

Budi juga mengingatkan bahwa kerusakan karet kopling CVT tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan, efeknya bisa merembet ke komponen lain.

Beberapa dampak yang sering muncul antara lain:

  • Tarikan awal terasa loyo atau “boncos”

  • Konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros

  • Kampas kopling lebih cepat aus

  • CVT cepat panas dan kasar

Karena itu, jika motor matik mulai menunjukkan gejala loncat-loncat, sebaiknya segera lakukan pengecekan sebelum kerusakan semakin parah.

Untuk perbaikan permanen, solusi terbaik adalah mengganti karet kopling ganda yang sudah keras atau peyang.

Namun menurut Budi, jika membeli di bengkel resmi, biasanya karet kopling tidak dijual terpisah dan harus membeli satu set kampas kopling ganda, yang tentu harganya lebih mahal.

“Akan lebih hemat kalau cari karet kopling ganda aftermarket di toko spare part,” saran Budi.

Selain itu, ada juga solusi sementara yang cukup sering dilakukan, terutama jika kondisi darurat.

Motor Matik Loncat-loncat, Perika Karet Kopling Pada CVT

Untuk solusi darurat, karet kopling bisa “diakali” dengan menambahkan bantalan karet tambahan.

Bahan yang bisa digunakan antara lain:

  • Karet ban dalam bekas

  • Karet selang bensin

  • Karet selang variator aftermarket

Caranya:

  1. Potong karet sepanjang sekitar 1/3 lingkaran karet kopling lama

  2. Siapkan 3 potong karet

  3. Pasang masing-masing di bagian tepi dudukan kampas kopling

Cara ini memang tidak permanen, tetapi cukup membantu mengembalikan kelenturan kerja kopling dalam jangka pendek.

Proses pengerjaannya cukup teknis dan sebaiknya dilakukan oleh mekanik berpengalaman.

Langkah singkatnya:

  1. Lepas mur pengunci rumah kopling ganda menggunakan kunci sok 19 dan treker puli

  2. Tarik keluar rumah kopling dan puli belakang

  3. Lepas mur pengikat kampas kopling ganda

  4. Gunakan tang lancip untuk membuka tiga pegas kampas kopling

  5. Tarik kampas kopling keluar dan lepaskan karet lama

  6. Ganti dengan karet baru atau tambahan bantalan

  7. Pasang kembali semua komponen sesuai urutan

Setelah dirakit ulang dan diuji jalan, motor kembali normal tanpa hentakan.

Motor matik loncat-loncat saat jalan pelan bukan selalu tanda kerusakan besar. Salah satu penyebab paling umum adalah karet kopling ganda CVT yang sudah keras atau peyang.

Dengan pengecekan rutin, penggantian komponen yang tepat, serta perawatan CVT berkala, performa motor matik bisa kembali halus dan nyaman digunakan sehari-hari.****

 

  • Penulis: Pandito
  • Editor: dimas lombardi

Baca Juga

expand_less