Berita
light_mode
Beranda » Business » Chery Jadi Merek Otomotif Tiongkok Pertama yang Lampaui 6 Juta Unit di Pasar Global

Chery Jadi Merek Otomotif Tiongkok Pertama yang Lampaui 6 Juta Unit di Pasar Global

  • account_circle Magoh
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Chery Jadi Merek Otomotif Tiongkok Pertama yang Melampaui 6 Juta Unit Ekspor, Penjualan Global Februari Tumbuh 41,5%

  • Chery Tembus 6 Juta Pengguna Global, Ekspor Februari 2026 Naik 41,5%
  • Chery mencatat penjualan global 160.765 unit pada Februari 2026 dengan pertumbuhan 41,5 persen. Brand otomotif asal Tiongkok ini juga menjadi yang pertama melampaui 6 juta pengguna di pasar internasional.

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Chery Automobile, kembali mencatatkan pencapaian signifikan di pasar global. Pada Februari 2026, perusahaan yang bermarkas di Wuhu ini berhasil membukukan penjualan sebanyak 160.765 unit kendaraan, meningkat 41,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini menegaskan bahwa Chery semakin mampu bersaing di pasar otomotif internasional yang kompetitif. Lonjakan penjualan tersebut juga didorong oleh ekspansi agresif ke berbagai negara serta penerimaan positif konsumen terhadap teknologi dan produk yang ditawarkan.

Salah satu pencapaian paling penting dari performa tersebut adalah jumlah pengguna kendaraan Chery di luar negeri yang kini telah melampaui 6,09 juta unit. Dengan capaian tersebut, Chery resmi menjadi merek otomotif asal Tiongkok pertama yang berhasil menembus angka 6 juta pengguna di pasar internasional.

Fenomena percepatan ekspansi global ini bahkan sering disebut oleh industri otomotif sebagai “Chery Speed”, yang menggambarkan kecepatan perkembangan brand tersebut di berbagai wilayah dunia.

Jika digabungkan antara pasar domestik dan internasional, basis pengguna kendaraan Chery kini telah mencapai lebih dari 18,89 juta pelanggan di seluruh dunia.

Selain itu, performa ekspor perusahaan juga menunjukkan konsistensi yang sangat kuat. Dalam sepuluh bulan terakhir, Chery secara konsisten mengirimkan lebih dari 100.000 unit kendaraan setiap bulan ke berbagai negara.

Angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan konsumen global terhadap kualitas produk, teknologi, serta strategi pengembangan yang diterapkan oleh perusahaan.

Ekspansi global Chery saat ini telah menjangkau lebih dari 130 negara di berbagai kawasan dunia. Bahkan, perusahaan juga telah masuk ke pasar yang memiliki regulasi ketat seperti wilayah Eropa dan Australia, yang dikenal memiliki standar keselamatan serta emisi yang sangat tinggi.

Sebagai bagian dari strategi inovasi teknologi, Chery juga memperkenalkan generasi terbaru teknologi hybrid mereka dalam acara Australia Hybrid Night yang digelar di Sydney pada pertengahan Februari 2026.

Dalam acara tersebut, Chery memperkenalkan teknologi Chery Super Hybrid (CSH) generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan efisiensi bahan bakar lebih baik serta performa yang tetap responsif.

Teknologi ini menjadi bagian penting dari strategi elektrifikasi perusahaan, yang kini mengembangkan berbagai jenis powertrain mulai dari hybrid hingga kendaraan listrik penuh.

Selain itu, Chery juga menampilkan konsep kendaraan baru bernama KP31, sebuah pickup futuristik yang disebut sebagai pickup plug-in hybrid diesel pertama di dunia. Konsep ini memperlihatkan pendekatan unik Chery dalam menggabungkan teknologi diesel dengan sistem plug-in hybrid untuk menciptakan kendaraan komersial yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Tidak hanya fokus pada kendaraan, Chery juga mulai mengembangkan ekosistem teknologi berbasis kecerdasan buatan melalui proyek robotika bernama AiMOGA Robotics.

Chery Jadi Merek Otomotif Tiongkok Pertama yang Melampaui 6 Juta Unit Ekspor, Penjualan Global Februari Tumbuh 41,5%

Chery Jadi Merek Otomotif Tiongkok Pertama yang Melampaui 6 Juta Unit Ekspor, Penjualan Global Februari Tumbuh 41,5%

Dalam proyek ini, perusahaan menghadirkan beberapa inovasi robotik seperti robot anjing Argos generasi kedua serta robot humanoid bernama Mornine. Kedua teknologi tersebut dikembangkan sebagai bagian dari eksplorasi integrasi AI dalam mobilitas masa depan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Chery tidak hanya berfokus pada kendaraan, tetapi juga pada pengembangan teknologi cerdas yang dapat menjadi bagian dari ekosistem mobilitas modern.

Di pasar Indonesia, performa Chery juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sepanjang 2025. Perusahaan mencatat peningkatan penjualan di berbagai kategori teknologi powertrain.

Segmen kendaraan bermesin konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE) mengalami peningkatan sekitar 2,9 ribu unit. Sementara itu, segmen kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) mencatat pertumbuhan sekitar 5,5 ribu unit.

Adapun kendaraan listrik murni atau Electric Vehicle (EV) juga mengalami kenaikan sekitar 2,9 ribu unit, menandakan semakin meningkatnya minat konsumen Indonesia terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Capaian ini memperlihatkan bahwa produk Chery semakin diterima oleh keluarga Indonesia yang mencari kendaraan dengan teknologi modern, kualitas tinggi, serta inovasi yang terus berkembang.

Dengan basis pengguna global yang kini mencapai jutaan orang, para pemilik kendaraan Chery di Indonesia juga menjadi bagian dari komunitas global “With Chery With Love”, sebuah ekosistem pengguna yang terus berkembang di berbagai negara.

  • Penulis: Magoh

Berita Menarik Lainnya

expand_less