Berita
light_mode
Beranda » Komunitas » Booth BYD di IIMS 2026 Bukan Sekadar Pamer Mobil, Ini Cara “Infinite Innovation” Mengunci Hati Calon Pembeli EV

Booth BYD di IIMS 2026 Bukan Sekadar Pamer Mobil, Ini Cara “Infinite Innovation” Mengunci Hati Calon Pembeli EV

  • account_circle dennis
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Booth BYD IIMS 2026 Jadi Pusat Komunitas BEYOND, Test Drive, dan Edukasi Teknologi EV e-Platform 3.0

Booth BYD di IIMS 2026 Menyatukan Eksplorasi Teknologi EV dan Interaksi Bersama Komunitas Pengguna BYD, BEYOND Community

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Kalau Anda mengira booth pameran otomotif cuma soal deretan mobil kinclong dan SPG yang sibuk menawarkan brosur, BYD punya pendekatan berbeda di IIMS 2026. Di Hall D7, JIExpo Kemayoran, booth BYD tahun ini terasa seperti “ruang hidup” ekosistem kendaraan listrik: tempat teknologi dipamerkan, tapi manusia yang jadi pusatnya.

Tema besar yang mereka usung, “Infinite Innovation”, bukan sekadar tagline. BYD membangun booth sebagai ruang eksplorasi, edukasi, dan yang paling menarik, arena komunikasi langsung antara brand dan pengguna melalui komunitas resminya, BEYOND Community.

Ada pesan yang jelas: BYD tidak sedang menjual mobil listrik, mereka sedang menjual gaya hidup yang sudah matang.

Salah satu magnet terbesar booth BYD di IIMS 2026 adalah kehadiran BEYOND Community, komunitas resmi pengguna kendaraan listrik BYD yang sudah terbentuk sejak Agustus 2024.

Sekitar 70 anggota BEYOND hadir bersama keluarga dalam talkshow pada Sabtu, 7 Februari 2026. Bukan sekadar kumpul-kumpul, sesi ini berubah menjadi forum “real talk” yang dibutuhkan publik: pengalaman EV di jalanan Indonesia tanpa filter.

Mulai dari adaptasi charging, pola penggunaan harian, efisiensi biaya operasional, sampai pengalaman road trip lintas kota, semuanya dibedah dengan gaya yang terasa membumi.

Booth BYD di IIMS 2026 Menyatukan Eksplorasi Teknologi EV dan Interaksi Bersama Komunitas Pengguna BYD, BEYOND Community

Booth BYD di IIMS 2026 Menyatukan Eksplorasi Teknologi EV dan Interaksi Bersama Komunitas Pengguna BYD, BEYOND Community

Menariknya, BEYOND juga sudah berkembang menjadi komunitas berskala nasional, dengan lebih dari 2.400 anggota tersebar dari Jabodetabek hingga Kalimantan. Bahkan, ada sub-komunitas khusus perempuan bernama BEYOND Ladies, yang memperkuat pendekatan inklusif.

Ketika komunitas sudah sebesar ini, fungsinya bukan lagi sekadar “penggemar brand”. Ia menjadi kanal edukasi sekaligus mesin promosi organik yang lebih efektif dari iklan.

BYD sendiri secara terbuka menempatkan BEYOND sebagai bagian dari strategi pengembangan ekosistem EV mereka.

“Booth ini kami rancang sebagai ruang eksplorasi dan dialog, di mana pengunjung dapat mengenal produk, mencoba teknologi, serta mendengar cerita langsung dari para pengguna,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

Kalimat ini penting. Karena di industri otomotif modern, data teknis dan brosur sudah tidak cukup. Calon pembeli EV ingin tahu satu hal: apakah mobil ini cocok untuk hidup saya?

Dan jawaban itu paling valid jika datang dari pengguna asli, bukan dari materi marketing.

Dalam talkshow, beberapa pengguna dari model berbeda ikut berbagi pengalaman.

Pemilik BYD Seal Premium yang menggunakan unitnya sejak 2024 menyoroti kestabilan karakter berkendara, termasuk untuk perjalanan jarak jauh lintas provinsi. Ini penting karena Seal dikenal sebagai sedan EV yang mengedepankan handling, bukan sekadar efisiensi.

Sementara pengguna BYD Atto 3 sejak Agustus 2024 lebih menekankan sisi praktis: efisiensi penggunaan harian, fitur pintar, serta kenyamanan SUV untuk kebutuhan urban.

Yang paling menarik datang dari pengguna BYD Atto 1 (mulai digunakan sejak Desember 2025), yang menyoroti kemudahan adaptasi EV bagi pemula: mulai dari pola charging hingga biaya operasional yang terasa “lebih masuk akal” dibanding kendaraan ICE.

Bagi pasar Indonesia, Atto 1 punya peran krusial: menjadi pintu masuk EV yang lebih ramah untuk first buyer.

Booth BYD menampilkan 12 unit kendaraan listrik, termasuk:

  • BYD ATTO 1

  • BYD ATTO 3

  • BYD Dolphin

  • BYD Seal

  • BYD Sealion 7

  • BYD M6

Namun cara display-nya tidak kaku. BYD mengemasnya lewat konsep tematik: BYD M6 dengan gaya camping dan ATTO 1 dengan konsep urban park. Ini cara halus untuk menyampaikan bahwa EV bukan cuma alat transportasi, tapi bagian dari pola hidup modern.

Dan jujur saja—strategi ini tajam. Karena publik Indonesia sekarang membeli “cerita”, bukan cuma spesifikasi.

Booth BYD di IIMS 2026 Menyatukan Eksplorasi Teknologi EV dan Interaksi Bersama Komunitas Pengguna BYD, BEYOND Community

Booth BYD di IIMS 2026 Menyatukan Eksplorasi Teknologi EV dan Interaksi Bersama Komunitas Pengguna BYD, BEYOND Community

Dari sisi teknis, booth BYD juga menyediakan zona edukasi yang cukup serius:

  • e-Platform 3.0 Display

  • Brand Matrix

  • BYD Care Display & Selling Area

Zona ini menampilkan bagaimana BYD membangun ekosistem EV dari sisi arsitektur platform, diferensiasi produk, hingga layanan purna jual.

Bagi konsumen yang kritis, ini penting. Sebab dalam EV, teknologi bukan sekadar fitur hiburan, tetapi menyangkut sistem baterai, integrasi drivetrain, efisiensi termal, hingga manajemen daya.

Di tengah semua aktivitas, area test drive menjadi titik interaksi paling ramai. Karena pada akhirnya, EV tidak bisa dinilai dari foto dan video. Harus dicoba.

Dari respons throttle, linearitas akselerasi, karakter regeneratif braking, hingga kesenyapan kabin—semua itu hanya terasa saat roda bergerak.

Dan BYD paham, test drive adalah momen ketika keraguan calon pembeli EV biasanya runtuh.

Booth BYD di IIMS 2026 terasa seperti pernyataan sikap: mereka bukan sekadar pemain EV yang ikut tren, tapi brand yang serius membangun ekosistem.

Komunitas BEYOND, talkshow pengguna, edukasi teknologi, display lifestyle, hingga test drive, semuanya membentuk satu pola: BYD ingin menjadi brand EV yang hidup bersama konsumennya.

Dan di industri otomotif, itu adalah langkah paling berbahaya bagi kompetitor—karena loyalitas pengguna tidak bisa ditandingi hanya dengan diskon.****

  • Penulis: dennis
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Berita Menarik Lainnya

expand_less