Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » Toyota Bikin Geger IIMS 2026! New Veloz Hybrid EV Resmi Dijual Mulai Rp 303 Juta, Klaim Irit 50% dan Sudah “Dihajar” 7.700 Km Lintas Nusa

Toyota Bikin Geger IIMS 2026! New Veloz Hybrid EV Resmi Dijual Mulai Rp 303 Juta, Klaim Irit 50% dan Sudah “Dihajar” 7.700 Km Lintas Nusa

  • account_circle dimas
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi Dijual di IIMS 2026, Harga Mulai Rp 303 Juta

Perkuat Komitmen Elektrifikasi, Toyota Resmi Mulai Penjualan New Veloz Hybrid EV di IIMS 2026

OTOExpo.com , Jakarta –  Toyota akhirnya menekan tombol “go” yang selama ini ditunggu pasar. Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi memulai penjualan New Veloz Hybrid EV, MPV yang kini membawa label elektrifikasi penuh dan langsung menargetkan segmen keluarga yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan nasional.

Bukan sekadar tambahan varian, ini adalah langkah strategis Toyota untuk memperlebar jalan menuju elektrifikasi massal. Dan Toyota tak malu memasang harga yang menggoda: mulai Rp 308 juta (OTR Jakarta), atau Rp 303 juta lewat program khusus “Hybrid EV untuk Semua”.

Dengan banderol tersebut, Toyota secara terang-terangan sedang melempar tantangan ke pasar: hybrid kini bukan lagi barang premium, melainkan kendaraan harian yang mulai “masuk akal”.

Sejak world premiere akhir November 2025, New Veloz Hybrid EV sudah mencatat pre-book sekitar 5.000 unit hingga Januari 2026. Angka ini bukan hanya terkonsentrasi di kota besar, melainkan menyebar hampir ke seluruh wilayah Indonesia—sebuah indikasi bahwa minat terhadap kendaraan elektrifikasi sudah menembus pasar regional.

Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi Dijual di IIMS 2026, Harga Mulai Rp 303 Juta

Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi Dijual di IIMS 2026, Harga Mulai Rp 303 Juta

Toyota didorong oleh visi menghadirkan Mobility for All untuk memastikan mobilitas inklusif, relevan, dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam. Merespons sambutan positif tersebut, dengan bangga kami memulai penjualan New Veloz Hybrid EV mulai hari ini,” kata Takuya Yokohama, President Director PT Toyota-Astra Motor.

Toyota juga menegaskan bahwa Veloz Hybrid EV merupakan produk lokal produksi dalam negeri, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri otomotif nasional dari lapangan kerja hingga potensi ekspor.

Di balik desain MPV yang familiar, Veloz Hybrid EV membawa pendekatan teknis yang cukup serius. Mobil ini menggunakan mesin 2NR-VEX 1.500 cc yang bekerja bersama sistem Series-Parallel Hybrid Toyota.

Kunci dari sistem ini ada pada komponen yang jadi “otak pembagi tenaga”: Power Split Device (patented globally). Sistem tersebut memungkinkan distribusi energi berjalan mulus antara mesin bensin dan motor listrik—tanpa drama perpindahan tenaga yang terasa kasar.

Output totalnya mencapai 111 PS, dengan rincian:

  • Mesin bensin: 91 PS pada 5.500 rpm

  • Motor listrik: 80 PS

Karakter berkendaranya diklaim lebih halus, responsif, dan senyap—sebuah hal yang terasa sangat penting untuk MPV keluarga yang mayoritas waktunya akan habis di jalanan padat.

Toyota menegaskan, hybrid ini bukan hybrid “setengah hati”, tetapi sistem yang bekerja otomatis tanpa perlu campur tangan pengemudi.

“Salah satu implementasi strategi Multi Pathway Toyota adalah lewat menghadirkan pilihan lengkap kendaraan elektrifikasi untuk semua segmen pelanggan,” ujar Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor.

Menariknya, Toyota tak hanya menjual irit dan ramah lingkungan. Mereka juga menyuntikkan peningkatan signifikan pada sisi keselamatan.

New Veloz Hybrid EV mendapat pembaruan fitur Toyota Safety Sense (TSS), termasuk Adaptive Cruise Control (ACC) yang mampu menjaga jarak dengan kendaraan di depan secara otomatis sesuai kondisi lalu lintas.

Ini bukan fitur gimmick. Di jalan tol, ACC adalah fitur yang bisa mengurangi fatigue pengemudi secara nyata—dan kini mulai merambah segmen MPV harga 300 jutaan.

Di sisi teknologi kepemilikan, mobil ini juga terintegrasi penuh dengan T Intouch lewat aplikasi m-TOYOTA, memungkinkan pengguna:

  • melacak lokasi kendaraan (vehicle tracking)

  • memantau status mobil secara real-time

  • melihat posisi parkir terakhir

  • melihat riwayat perjalanan dan servis

“Dengan Toyota Hybrid System yang bekerja otomatis, MPV Hybrid ini dapat menghasilkan efisiensi bahan bakar lebih baik, performa halus, serta keandalan jangka panjang,” tambah Henry.

Toyota juga punya senjata pembuktian yang cukup berani: ekspedisi “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa”.

Satu unit Veloz Hybrid EV tipe Q dijalankan secara estafet oleh perwakilan media nasional dan otomotif, menempuh perjalanan dari Mandalika, Lombok hingga Medan, Sumatera Utara.

Angkanya bukan kecil:

  • 47 hari perjalanan

  • 7.700 km

  • 4 pulau

  • 14 provinsi

  • 45 kota

Yang paling mengundang perhatian adalah klaim efisiensi: konsumsi bahan bakarnya disebut 40–50% lebih irit dibanding Veloz ICE konvensional.

Ekspedisi ini jelas bukan sekadar konten perjalanan. Toyota menggunakannya sebagai simulasi nyata untuk membuktikan filosofi QDR (Quality, Durability, Reliability) yang selalu mereka jual sejak puluhan tahun.

Dalam perjalanan itu, Toyota juga bertemu komunitas Velozity di 11 kota, mengumpulkan feedback langsung dari pengguna nyata—yang kemudian dijadikan insight untuk pengembangan produk berikutnya.

Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi Dijual di IIMS 2026, Harga Mulai Rp 303 Juta

Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi Dijual di IIMS 2026, Harga Mulai Rp 303 Juta

Toyota juga sudah merilis daftar harga resmi:

  • New Veloz Hybrid EV Tipe V: Rp 308 juta
    (Harga spesial “Hybrid EV untuk Semua” menjadi Rp 303 juta)

  • New Veloz Hybrid EV Tipe Q: Rp 325 juta

  • New Veloz Hybrid EV Tipe Q Modellista: Rp 350 juta

  • New Veloz Hybrid EV Tipe Q Modellista with TSS: Rp 385 juta

Toyota jelas tidak sedang bermain aman. Dengan membawa hybrid ke segmen Low MPV—dan memasang harga mulai Rp 303 juta—Toyota seperti ingin menancapkan satu pesan tajam: elektrifikasi tidak perlu menunggu “pasar siap”, karena Toyota siap memaksa pasar untuk bergerak.

Dan jika klaim irit 50% serta pembuktian 7.700 km lintas pulau itu benar-benar terasa di penggunaan harian, maka Veloz Hybrid EV bukan cuma produk baru. Ia bisa menjadi titik balik: MPV keluarga Indonesia yang mulai masuk era hybrid secara massal.****

  • Penulis: dimas
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Berita Menarik Lainnya

expand_less