Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » Chery J6 & J6T di IIMS 2026 EV Boxy yang Nggak Takut Kotor, Bukan Mobil Listrik Manja Kota

Chery J6 & J6T di IIMS 2026 EV Boxy yang Nggak Takut Kotor, Bukan Mobil Listrik Manja Kota

  • account_circle dimas
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Chery J6 & J6T IIMS 2026 Memiliki Ground Clearance 225 mm Cocok untuk Off-road

Chery J6 dan J6T tampil di IIMS 2026 sebagai SUV listrik bergaya boxy dengan DNA off-road. Baterai hingga 69,77 kWh, tenaga 205 kW, torsi 385 Nm, jarak tempuh 436 km NEDC, serta wading depth 625 mm jadi pembeda dari EV urban biasa.

OTOExpo.com , Jakarta –  Chery memanfaatkan panggung Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 untuk menegaskan arah strategi elektrifikasinya di Indonesia. Tidak hanya menampilkan model-model yang berorientasi mobilitas urban, Chery turut membawa Chery J6 dan Chery J6T, dua SUV listrik dengan pendekatan desain dan karakter yang lebih dekat ke dunia SUV sesungguhnya.

Di tengah dominasi kendaraan listrik yang umumnya tampil minimalis dan berorientasi penggunaan kota, Chery J6 dan J6T hadir sebagai alternatif yang menonjol: SUV listrik berdesain boxy dengan identitas adventure, ditujukan untuk konsumen yang menginginkan kendaraan elektrifikasi tanpa kehilangan aura tangguh.

Kehadiran keduanya di IIMS 2026 menjadi sinyal bahwa segmen EV di Indonesia mulai berkembang ke arah yang lebih beragam, tidak hanya mengandalkan city car listrik atau crossover ringan, tetapi juga SUV dengan proporsi dan kemampuan yang lebih serius.

Chery J6 dan J6T tampil dengan garis desain mengotak, overfender tebal, dan stance tinggi. Ini bukan sekadar pendekatan estetika, melainkan identitas visual yang selama ini menjadi ciri khas SUV berorientasi utilitas.

Chery Siap Gebrak Panggung GJAW 2025 dengan Ragam Inovasi Terbaru Guna Dorong Momentum Pertumbuhan di Indonesia

Chery Siap Gebrak Panggung GJAW 2025 dengan Ragam Inovasi Terbaru Guna Dorong Momentum Pertumbuhan di Indonesia

Bentuk bodi boxy juga umumnya memiliki keuntungan praktikal, mulai dari ruang kabin yang lebih optimal, visibilitas yang lebih baik, hingga fleksibilitas pengemasan barang untuk aktivitas perjalanan keluarga.

Dengan desain tersebut, Chery secara jelas memposisikan J6 dan J6T bukan sebagai EV bergaya urban semata, melainkan kendaraan listrik dengan kehadiran visual yang lebih kuat dan proporsi SUV yang nyata.

Chery J6 dipasarkan dengan opsi konfigurasi penggerak yang lebih luas dibanding EV pada umumnya, yakni RWD (Rear Wheel Drive) dan iWD (Intelligent Wheel Drive/AWD).

Chery J6

Sistem Penggerak:

  • RWD

  • iWD (Dual Motor AWD)

Tenaga Maksimum:

  • RWD: sekitar 135 kW

  • iWD: hingga 205 kW

Torsi Maksimum:

  • hingga 385 Nm (varian iWD)

Akselerasi:

  • 0–100 km/jam sekitar 6,5 detik (varian iWD)

Kapasitas Baterai:

  • LFP 65,69 kWh – 69,77 kWh

Jarak Tempuh:

  • hingga 426 km (NEDC)

Pengisian Cepat DC:

  • 30%–80% sekitar 25–30 menit

Dengan output tenaga hingga 205 kW, J6 menempatkan diri di kelas SUV listrik bertenaga, sekaligus memberi opsi bagi konsumen yang membutuhkan traksi lebih baik melalui konfigurasi AWD.

Sementara itu, Chery J6T tampil dengan karakter yang lebih menonjol pada sisi SUV adventure, termasuk pada data teknis yang berkaitan langsung dengan kemampuan melintasi medan.

Chery J6T

Dimensi (P x L x T):

  • 4.433 mm x 1.916 mm x 1.741 mm

Ground Clearance:

  • 225 mm

Wading Depth:

  • 625 mm

Approach Angle / Departure Angle:

  • 26° / 28°

Kapasitas Baterai:

  • LFP 65,69 kWh (RWD)

  • LFP 69,77 kWh (iWD)

Jarak Tempuh:

  • hingga 436 km (NEDC)

Tenaga & Torsi (iWD):

  • 205 kW

  • 385 Nm

Kemampuan DC Fast Charging:

  • mendukung hingga 100 kW

Angka ground clearance 225 mm dan wading depth 625 mm menjadi catatan penting karena menunjukkan positioning J6T sebagai EV yang tidak hanya relevan untuk jalan perkotaan, tetapi juga siap untuk skenario perjalanan lintas daerah yang seringkali menuntut kondisi jalan tidak ideal.

Salah satu poin utama yang membedakan Chery J6 dan J6T dari sebagian besar EV yang beredar di Indonesia adalah pendekatan yang lebih dekat ke DNA SUV.

regional launching chery j6 pontianak (2)

Jika EV urban umumnya menitikberatkan pada efisiensi penggunaan dalam kota, J6 dan J6T menambahkan elemen lain yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen nasional: ground clearance tinggi, opsi AWD, dan pendekatan desain off-road inspired.

Kombinasi ini membuat keduanya lebih menarik bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk penggunaan harian sekaligus perjalanan keluarga, termasuk rute luar kota yang bervariasi.

Selain performa, Chery juga menyematkan elemen yang mendukung kebutuhan gaya hidup modern, seperti fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan kendaraan menjadi sumber daya listrik portabel. Fitur ini relevan untuk kebutuhan aktivitas luar ruang, penggunaan darurat, hingga perjalanan keluarga.

Dengan pendekatan tersebut, Chery J6 dan J6T tampil sebagai SUV listrik yang tidak hanya menawarkan teknologi, tetapi juga aspek utilitas yang bisa dirasakan langsung dalam penggunaan sehari-hari.

Melalui kehadiran J6 dan J6T di IIMS 2026, Chery menunjukkan bahwa strategi elektrifikasi mereka tidak berhenti pada kendaraan urban, tetapi juga menyasar konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan identitas SUV kuat.

Dengan spesifikasi teknis seperti tenaga hingga 205 kW, torsi 385 Nm, baterai LFP hingga 69,77 kWh, jarak tempuh 436 km NEDC, serta kemampuan ground clearance 225 mm dan wading depth 625 mm, Chery J6 dan J6T memperlihatkan bahwa SUV listrik dapat menjadi pilihan yang lebih luas untuk pasar Indonesia.

Bagi konsumen yang mencari EV namun tetap membutuhkan karakter SUV yang nyata, kehadiran Chery J6 dan J6T di IIMS 2026 menjadi salah satu opsi paling relevan dalam peta kendaraan listrik nasional tahun ini.****

  • Penulis: dimas

Berita Menarik Lainnya

expand_less