Gila! 9 Tahun Berturut-turut Hino Tak Tergoyahkan di Top Brand 2026, Rival Cuma Bisa Nonton
- account_circle Pandito
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- visibility 89
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sembilan Tahun Berturut-turut Hino Raih Posisi No.1 Top Brand Kategori Kendaraan Niaga
Hino Top Brand Award 2026, 9 Tahun Beruntun No.1 Kendaraan Niaga, Masuk Top Brand 100
Sembilan Tahun Berturut-turut Hino Raih Posisi No.1 Top Brand Kategori Kendaraan Niaga
OTOExpo.com, Jakarta – Kalau ada satu hal yang paling menyakitkan buat kompetitor di industri kendaraan niaga, itu bukan sekadar kalah penjualan. Tapi kalah dalam persepsi publik dan kalahnya bukan setahun dua tahun, melainkan hampir satu dekade.
Itulah yang sedang terjadi di Top Brand Award 2026, ketika Hino kembali mengunci posisi Top Brand No.1 untuk kategori kendaraan niaga. Dan ini bukan kemenangan biasa. Ini adalah kemenangan ke-9 secara berturut-turut, sejak dominasi mereka dimulai pada 2017. Sembilan tahun, tanpa jeda. Tanpa drama turun peringkat. Tanpa tanda-tanda melemah.
Di tengah kompetisi kendaraan niaga yang semakin brutal mulai dari perang harga, inovasi fitur, sampai strategi aftersales Hino justru tetap berdiri di atas podium, seolah bilang: “Silakan kejar. Tapi jangan berharap kami berhenti.”
Berdasarkan Top Brand Index (TBI) 2026, nama Hino masih berada di puncak kategori kendaraan niaga. Sebuah bukti bahwa merek ini bukan cuma dikenal, tapi benar-benar melekat dalam benak pelaku usaha yang menggantungkan hidup pada truk dan bus setiap hari.

Sembilan Tahun Berturut-turut Hino Raih Posisi No.1 Top Brand Kategori Kendaraan Niaga
Penghargaan ini diserahkan dalam seremoni resmi pada 5 Februari 2026 di InterContinental Resort Jimbaran, Bali. Tempatnya mungkin beraroma liburan, tapi makna acaranya jelas: ini soal supremasi merek.
Penghargaan diterima langsung oleh Wibowo Santoso, selaku Supply Chain and Marketing Communication (SCMC) Division Head PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI). Sementara penyerahannya dilakukan oleh Handi Irawan, Founder Top Brand.
Dalam pernyataannya, Wibowo tidak berbicara dengan gaya korporat yang terlalu kaku. Ada rasa emosional yang terasa nyata, karena penghargaan ini bukan soal piala, tapi soal kepercayaan.
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh pelanggan Hino. Terima kasih karena pelanggan setia kami terus mempercayakan bisnisnya kepada Hino, baik terhadap produk maupun layanan Hino. Kepercayaan inilah yang menjadi motivasi kami untuk terus hadir, mendukung, dan tumbuh bersama pelanggan,” ujar Wibowo Santoso.
Kalimat itu terdengar sederhana, tapi di industri kendaraan niaga, “kepercayaan” adalah mata uang paling mahal. Karena pelanggan truk bukan tipe pembeli yang mudah dibujuk iklan. Mereka hanya percaya pada yang terbukti tahan banting.
Top Brand Award sendiri bukan penghargaan yang muncul dari voting iseng di media sosial. Survei ini digarap oleh Frontier Research bekerja sama dengan Majalah Marketing Indonesia, lembaga yang sudah lama menjadi rujukan dalam memetakan kekuatan brand di Indonesia.
Metodologi Top Brand Index (TBI) menilai merek berdasarkan tiga parameter penting:
-
Top of Mind Awareness (merek pertama yang muncul di kepala konsumen)
-
Last Usage (merek yang terakhir digunakan)
-
Future Intention (merek yang ingin dipilih lagi ke depan)
Dan di titik ini, Hino bukan hanya menang karena “dikenal”. Tapi karena dipakai, dan lebih penting lagi: ingin dipakai lagi. Itu indikator yang sulit dimanipulasi.
Bukan cuma memimpin kategori kendaraan niaga, Hino juga masuk dalam daftar Top Brand 100. Ini menandakan bahwa Hino tidak hanya kuat di segmen komersial, tetapi juga punya daya dorong brand yang relevan di tingkat nasional, bersaing dengan merek-merek besar lintas industri.
Di dunia otomotif, masuk Top Brand 100 adalah sinyal bahwa merek tersebut bukan hanya punya produk bagus, tapi punya ekosistem yang dipercaya.
Dan Hino paham satu hal yang sering dilupakan rival: kendaraan niaga itu bukan sekadar besi beroda, tapi alat produksi.
Kalau harus jujur, rahasia dominasi Hino bukan hanya pada lini produk. Hino menang karena memahami medan perang sebenarnya: after-sales.

Sembilan Tahun Berturut-turut Hino Raih Posisi No.1 Top Brand Kategori Kendaraan Niaga
HMSI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi kendaraan niaga sesuai kebutuhan sektor bisnis—mulai dari pertambangan, perkebunan, konstruksi, hingga distribusi logistik.
Semua itu ditopang oleh layanan Total Support, yang mencakup:
-
jaringan bengkel luas,
-
ketersediaan suku cadang,
-
pelatihan teknisi,
-
dukungan teknologi operasional,
-
hingga sistem pendampingan bisnis pelanggan.
Hino tidak menjual truk. Hino menjual ketenangan operasional. Dan buat pelaku bisnis, downtime satu hari bisa lebih mahal daripada cicilan satu bulan.
Wibowo menutup dengan pernyataan yang terdengar seperti peringatan halus bagi kompetitor.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen bagi kami, untuk terus meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menghadirkan produk dan layanan Hino yang semakin baik lagi kedepannya,” tutup Wibowo.
Sembilan tahun berturut-turut berada di puncak bukan kebetulan. Itu hasil dari kerja konsisten dan strategi yang tajam. Dan kalau kompetitor masih mengira perang kendaraan niaga hanya soal harga unit, maka mereka akan terus menjadi penonton.
Karena Hino sudah lama bermain di level yang berbeda.****
- Penulis: Pandito
- Editor: RM.Dimas Wirawan
