Royal Enfield Bear 650 Resmi Masuk Indonesia! Scrambler Retro Ini Bawa Aura “Big Bear Run” ke IIMS 2026
- account_circle dimas
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- visibility 127
- comment 0 komentar
- print Cetak

ROYAL ENFIELD HADIRKAN BEAR 650 UNTUK PASAR INDONESIA DI IIMS 2026
Royal Enfield Bear 650 Meluncur di IIMS 2026, Harga Mulai Rp241 Juta & Mesin 650cc
ROYAL ENFIELD HADIRKAN BEAR 650 UNTUK PASAR INDONESIA DI IIMS 2026
OTOExpo.com , Jakarta – Ada motor yang diciptakan untuk diparkir rapi di garasi. Ada juga motor yang lahir dengan satu niat: mengajak pengendaranya keluar jalur.
Di panggung Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Royal Enfield resmi memperkenalkan Bear 650 untuk pasar Indonesia. Scrambler terbaru ini bukan hanya menambah daftar lineup motor 650cc Royal Enfield, tapi juga membawa cerita panjang yang beraroma debu gurun, adrenalin, dan sejarah balap era 1960-an.
Bear 650 terinspirasi dari sosok legendaris Eddie Mulder, atau yang dikenal sebagai Fast Eddie, pembalap muda yang mencetak kemenangan bersejarah di ajang Big Bear Run tahun 1960. Saat itu, Eddie masih berusia 16 tahun dan ia menaklukkan kerasnya Gurun Mojave dengan catatan waktu 4 jam 21 menit, mengendarai Royal Enfield Fury bermesin 500 cc.
Enam dekade lebih berlalu, tetapi semangat “full send” itu kini lahir kembali, bukan sebagai nostalgia kosong, melainkan sebagai motor baru yang siap dimainkan di aspal maupun jalanan tak sempurna: Royal Enfield Bear 650.
Royal Enfield menyebut Bear 650 sebagai scrambler stylish yang berbasis platform Interceptor/INT 650. Namun motor ini tidak sekadar “Interceptor yang diganti ban”.

ROYAL ENFIELD HADIRKAN BEAR 650 UNTUK PASAR INDONESIA DI IIMS 2026
Ada detail yang sengaja dibuat berbeda agar aura scrambler terasa sejak pandangan pertama: jok khas scrambler, rear loop terangkat, knalpot model 2-1, hingga papan nomor balap ala kompetisi. Semua itu seperti potongan kecil dari dunia balap gurun California yang dipindahkan ke jalanan modern.
Ditambah ground clearance 184 mm, Bear 650 seolah ingin berkata: motor ini tidak takut jalanan berlubang, genangan, atau jalur yang membuat motor biasa berpikir dua kali.
Dengan kombinasi roda depan 19 inci dan belakang 17 inci plus ban dual-purpose berprofil tebal, Bear 650 memosisikan diri sebagai scrambler yang bukan hanya enak dilihat, tetapi juga masuk akal untuk digunakan harian.
Di balik desain yang liar tapi rapi, Bear 650 tetap membawa senjata utama Royal Enfield: mesin parallel twin 650cc yang sudah dikenal halus, berkarakter, dan punya torsi yang menyenangkan.
Mesin ini menghasilkan:
-
Tenaga 47 bhp (34,6 kW) pada 7.250 rpm
-
Torsi 56,5 Nm pada 5.150 rpm
Royal Enfield menyebut output ini membuat Bear 650 punya dorongan tenaga lebih kuat dibanding model twin lainnya. Dan untuk mendukung karakter scrambler, motor ini menggunakan sistem knalpot 2-1 yang bukan hanya mempertebal torsi, tetapi juga memberi distribusi tenaga yang lebih luas.
Knalpot 2-1 ini juga menggunakan peredam tunggal, yang membantu mengurangi bobot sekaligus memperkuat siluet scrambler yang padat dan atletis.
Bear 650 bukan scrambler yang sekadar “gaya anak kafe”. Royal Enfield memperbarui rangka agar lebih kokoh, lalu menyempurnakannya dengan suspensi yang tidak main-main.
Bagian depan memakai:
-
Showa USD Big Piston Fork (130 mm travel)
Sementara bagian belakang dibekali:
-
Showa Twin Tube RSU (115 mm travel)
Kombinasi ini membuat Bear 650 tetap stabil saat melaju di aspal, namun punya bantingan yang lebih siap menghadapi jalan bergelombang atau jalur berbatu ringan.
Karakter Bear 650 jelas: bukan motor trail, tapi motor yang siap “nakal” kapan saja.
Peluncuran Bear 650 di Indonesia juga diperkuat pernyataan dari Manoj Gajarlawar, Asia Pacific Business Head Royal Enfield.
“Bear 650 menyalurkan naluri sejati, dorongan spontan, serta determinasi tanpa henti, dan merepresentasikan DNA serta mindset scrambler sejati dengan filosofi full-send. Motor ini dibangun untuk menghadirkan rasa percaya diri dan kendali di berbagai medan, baik saat melintasi jalanan perkotaan maupun jalur yang menantang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Bear 650 bukan hanya soal performa, tetapi juga tentang fleksibilitas dan semangat tanpa kompromi—dan Royal Enfield percaya pengendara Indonesia akan punya koneksi kuat dengan motor ini.
Bear 650 meluncur di Indonesia dalam lima varian warna, termasuk satu edisi spesial yang jadi penghormatan langsung untuk Eddie Mulder.
Berikut harga resmi (OTR Indonesia) yang diumumkan:
-
Boardwalk White: Rp241.000.000
-
Petrol Green: Rp245.000.000
-
Wild Honey: Rp245.000.000
-
Golden Shadow: Rp245.000.000
-
Two Four Nine (Special Edition): Rp247.700.000
Varian Two Four Nine menjadi yang paling ikonik, karena mengusung nomor balap Eddie saat memenangkan Big Bear Run—sebuah detail kecil yang justru terasa “Royal Enfield banget”.
Tidak hanya motor, Royal Enfield juga menghadirkan lini Genuine Motorcycle Accessories (GMA) dan apparel di IIMS 2026. Berbagai aksesori dan merchandise ditampilkan untuk model seperti Guerrilla, Shotgun, dan Classic 650.

ROYAL ENFIELD HADIRKAN BEAR 650 UNTUK PASAR INDONESIA DI IIMS 2026
Sementara untuk Bear 650, aksesori khususnya akan segera tersedia melalui jaringan dealer resmi Royal Enfield di Indonesia.
Royal Enfield Bear 650 bukan motor yang berusaha jadi paling modern, paling digital, atau paling futuristik. Motor ini memilih jalannya sendiri: membawa gaya klasik, DNA scrambler sejati, dan mesin twin 650cc yang sudah terbukti, lalu membungkusnya dalam paket yang siap dipakai di Indonesia.
Dan mungkin itulah daya tarik terbesarnya.
Bear 650 terasa seperti motor yang tidak dibuat untuk semua orang tapi justru dibuat untuk mereka yang percaya satu hal: kadang, jalan terbaik adalah jalan yang tidak direncanakan.
#RoyalEnfield #PureMotorcycling #RidePure #RideMore
- Penulis: dimas
- Editor: RM.Dimas Wirawan
