Kupas Tuntas Suzuki e VITARA Baterai 61 kWh, Fast Charging 50 Menit, Fitur ADAS Lengkap
- account_circle dimas
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- visibility 101
- print Cetak

Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Harga Rp 700 Jutaan
Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Harga Rp 700 Jutaan Tapi Speknya Nggak Main-Main!
Suzuki e VITARA hadir sebagai BEV global pertama Suzuki di Indonesia. Dibangun di platform HEARTECT-e, dibekali baterai LFP 61 kWh, fast charging 15-80% 50 menit, motor 128 kW, kabin premium, ADAS lengkap, dan harga Rp755 juta.
OTOExpo.com , Jakarta – Kalau mobil listrik biasanya identik dengan desain yang “dingin” dan terlalu futuristik, Suzuki e VITARA justru hadir dengan pendekatan yang lebih manusiawi: modern, tapi tetap terasa sebagai SUV yang siap dipakai setiap hari.
Di IIMS 2026, Suzuki akhirnya membuka tabir lebih lebar soal mobil listrik global pertamanya ini. Dan semakin digali, semakin terasa bahwa e VITARA bukan proyek setengah jalan. Ia dibangun dengan filosofi matang mulai dari platform baru, desain khas, sampai ekosistem layanan yang sudah disiapkan dari awal.
Suzuki menyebut bahasa desain e VITARA sebagai “Metal Beast”. Istilahnya terdengar garang, tapi diterjemahkan dengan cara yang cukup elegan: bodi SUV ini mengusung arsitektur polygonal yang menonjolkan garis tegas dan proporsi solid.
Ada detail kecil yang membuat tampilannya terasa ikonik, seperti 3-point LED lamp matrix, yang jadi semacam “tanda tangan” visual di bagian depan. Dipadukan dengan alloy wheel 18 inci yang dibuat dengan kontur aerodinamis, aura futuristiknya jadi terasa natural tidak dibuat-buat.
Suzuki seakan ingin menyampaikan bahwa e VITARA bukan hanya EV yang mengikuti tren, tapi SUV yang punya karakter.
Yang paling menarik justru ada di balik bodinya. Berbeda dari model Suzuki lainnya, e VITARA dibangun di atas platform baru bernama HEARTECT-e.

Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Harga Rp 700 Jutaan
Platform ini dirancang untuk memenuhi beberapa target penting: bobot lebih ringan, aerodinamika lebih rapi, struktur bodi lebih kuat, serta kabin yang lebih senyap. Suzuki bahkan menyebut adanya peningkatan jumlah peredaman suara melalui teknik khusus, demi mengurangi noise khas kendaraan modern.
Dengan kata lain, ini bukan sekadar sasis yang “dimodifikasi”, tapi fondasi baru yang memang dibuat untuk listrik.
Dimensi e VITARA juga tergolong ideal untuk SUV urban:
-
Panjang 4.275 mm
-
Lebar 1.800 mm
-
Tinggi 1.640 mm
-
Wheelbase 2.700 mm
Kombinasi ini menghasilkan ruang kabin yang lapang, namun tetap mudah dikendalikan di kota. Bahkan radius putarnya hanya 5,8 meter, angka yang cukup bersahabat untuk parkir dan manuver di area sempit.
Suzuki membekali e VITARA dengan baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh. Ini pilihan baterai yang banyak dipakai di EV modern karena lebih stabil dan tahan lama.
Soal pengisian daya, e VITARA sudah mendukung Fast Charging DC. Klaimnya, pengisian dari 15% ke 80% hanya butuh waktu sekitar 50 menit. Untuk penggunaan harian, ini termasuk realistis dan cukup kompetitif.
Tenaga disalurkan melalui motor listrik 128 kW dengan torsi 193 Nm, dan semuanya ditangani oleh sistem eAxle yang mengintegrasikan motor dan inverter dalam satu paket.
“Energi dari baterai e VITARA secara efisien disalurkan ke roda depan melalui motor listrik bertenaga 128 kW dan torsi 193 Nm,” jelas Dony Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales.
Suzuki juga menambahkan 3 driving mode yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, serta pengaturan tingkat deselerasi saat pedal gas dilepas (mode pedal). Ini memberi fleksibilitas gaya berkendara, dari santai hingga lebih agresif.
Masuk kabin, e VITARA tidak terasa seperti mobil listrik “awal generasi”. Nuansanya dibuat premium lewat kombinasi warna coklat dan hitam, yang memberi kesan hangat sekaligus modern.
Dashboard-nya dihuni Integrated Display yang menyatu rapi, terdiri dari:
-
10,25 inci meter display
-
10,1 inci center display
Untuk hiburan, Suzuki menanamkan Infinity sound system lengkap dengan subwoofer. Ditambah lagi, ada ambient light dengan 12 pilihan warna dan 7 tingkat kecerahan—cukup untuk menciptakan suasana kabin yang personal tanpa terkesan norak.
Kenyamanan pengemudi juga jadi fokus lewat jok elektrik 10 arah dengan fitur pemanas untuk baris depan. Fitur konektivitas pun lengkap: Apple CarPlay/Android Auto dan wireless charger.
Suzuki tampaknya sadar, EV bukan hanya soal baterai dan layar besar. Handling tetap penting.
Karena itu e VITARA memakai kombinasi suspensi:
-
MacPherson Strut (depan)
-
Multi-link (belakang)
Konfigurasi ini umumnya dipakai pada SUV modern untuk mendapatkan keseimbangan antara stabilitas menikung dan kenyamanan meredam guncangan.
Untuk keselamatan, e VITARA dibekali Suzuki Safety Support yang sudah lebih lengkap, termasuk:
Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Multiple Collision Braking, Adaptive High Beam, Blind Spot Monitor, sampai Rear Crossing Traffic Alert (RCTA).
Ditambah 7 airbags, ABS, EBD, ESP, serta fitur yang disukai pengguna urban seperti 360 View Camera, parking sensor, dan Hill Hold Control.
Suzuki menyiapkan tiga opsi warna yang terkesan elegan:
-
Bluish Black Pearl – Land Breeze Green Pearl Metallic
-
Bluish Black – Pearl Arctic White Pearl
-
Bluish Black Pearl
Untuk harga OTR DKI Jakarta:
-
Rp 755.000.000 (single-tone)
-
Rp 758.000.000 (two-tone)
Suzuki juga membawa pendekatan yang cukup “menenangkan” bagi calon pemilik EV. Selain maintenance yang relatif minim, mereka menyiapkan dukungan purna jual:
-
Gratis servis dan suku cadang hingga 50.000 km / 30 bulan
-
Garansi baterai 8 tahun / 160.000 km
-
Garansi ESU dan kendaraan 5 tahun / 100.000 km
Suzuki juga memastikan ketersediaan fast moving parts sejak distribusi unit berjalan. Bahkan, dealer resmi akan dilengkapi charging station dan ada fitur Booking Charging melalui aplikasi MySuzuki.
Suzuki e VITARA terasa seperti jawaban yang matang: desain kuat, platform khusus EV, kabin premium, suspensi serius, ADAS lengkap, serta aftersales yang jelas.

Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Harga Rp 700 Jutaan
Dan di balik semua itu, Suzuki menegaskan arah mereka menuju masa depan yang lebih bersih.
“Kehadiran e VITARA adalah dedikasi kami dalam merancang BEV global yang utuh demi mendukung era net zero emission,” tutup Minoru Amano.
Jika ini adalah langkah pertama Suzuki di dunia BEV Indonesia, maka e VITARA bukan sekadar pembuka jalan—melainkan sinyal bahwa Suzuki datang dengan perhitungan.*****
- Penulis: dimas
- Editor: RM.Dimas Wirawan
