Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » VinFast Resmikan Basis Produksi EV di Subang, Babak Baru Industri Hijau Indonesia Dimulai

VinFast Resmikan Basis Produksi EV di Subang, Babak Baru Industri Hijau Indonesia Dimulai

  • account_circle dimas
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

VinFast Resmikan Basis Produksi EV di Subang, Babak Baru Industri Hijau Indonesia Dimulai

VINFAST MERESMIKAN PABRIK KENDARAAN LISTRIK DI SUBANG, INDONESIA

 

 

OTOExpo.com , Subang –  Di sebuah kawasan yang perlahan berubah dari hamparan lahan menjadi pusat industri masa depan, sebuah tonggak penting resmi ditancapkan. VinFast meresmikan fasilitas produksi kendaraan listriknya di Subang, Jawa Barat, pada 15 Desember 2025.

Bukan sekadar seremoni pembukaan pabrik, momen ini menandai babak baru ambisi Indonesia untuk naik kelas dari pasar konsumen menjadi pemain kunci dalam rantai nilai kendaraan listrik global.

Peresmian pabrik ini menjadi simbol komitmen jangka panjang VinFast di Tanah Air. Di tengah ketatnya persaingan industri EV dunia dan fase transisi kebijakan insentif, VinFast memilih langkah strategis: menanamkan investasi nyata, membangun produksi lokal, dan menyatu dengan ekosistem nasional.

Pabrik VinFast Subang diselesaikan hanya dalam waktu 17 bulan sejak peletakan batu pertama sebuah pencapaian yang mencerminkan disiplin eksekusi dan keseriusan investasi.

Fasilitas ini menjadi pabrik keempat VinFast secara global, sekaligus yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara di luar Vietnam.

Acara peresmian dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, termasuk Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, perwakilan kementerian terkait, pemerintah daerah, hingga duta besar Vietnam untuk Indonesia.

Kehadiran lintas pemangku kepentingan ini menegaskan bahwa proyek Subang bukan proyek biasa—melainkan bagian dari agenda strategis nasional.

Dalam sambutannya, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kehadiran pabrik VinFast sejalan dengan arah pengembangan industri hijau Indonesia. Investasi ini dinilai berpotensi menciptakan lapangan kerja berkualitas, meningkatkan kompetensi SDM, sekaligus memperkuat ekosistem industri pendukung di daerah.

VinFast Resmikan Basis Produksi EV di Subang, Babak Baru Industri Hijau Indonesia Dimulai

VinFast Resmikan Basis Produksi EV di Subang, Babak Baru Industri Hijau Indonesia Dimulai

Beroperasinya pabrik Subang tepat waktu menjadi pernyataan tegas VinFast tentang komitmen lokalisasi. Perusahaan menargetkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40% pada 2026, meningkat menjadi 60% pada 2029, dan mencapai 80% mulai 2030. Angka-angka ini bukan sekadar target administratif, melainkan peta jalan industrialisasi jangka panjang.

“Peresmian pabrik Subang bukan hanya bukti kemampuan eksekusi VinFast, tetapi juga refleksi dari komitmen jangka panjang kami di Indonesia. Lokalisasi adalah fondasi keberlanjutan—bagi VinFast dan bagi industri nasional,” ujar Pham Sanh Chau, CEO VinFast Asia.

Untuk mendukung target tersebut, VinFast menyiapkan supplier park, kawasan khusus bagi pemasok lokal dan mitra industri. Di sinilah proses transfer teknologi, peningkatan kualitas, dan penguatan rantai pasok nasional akan berlangsung secara berkelanjutan.

Berdiri di atas lahan seluas 171 hektare, pabrik VinFast Subang dikembangkan secara bertahap dengan total investasi lebih dari USD 1 miliar. Pada fase lanjutan, kapasitas produksi dapat ditingkatkan hingga 350.000 unit per tahun, membuka peluang besar tidak hanya untuk pasar domestik, tetapi juga ekspor regional.

Pada Fase 1, VinFast telah menggelontorkan investasi lebih dari USD 300 juta dengan kapasitas awal 50.000 unit per tahun. Fasilitas ini dilengkapi lini produksi terintegrasi berstandar internasional mulai dari body welding, painting, assembly, pusat inspeksi kualitas, hingga gudang logistik modern dengan tingkat otomasi tinggi.

Dari sisi sosial-ekonomi, dampaknya terasa nyata. Pada kapasitas penuh, pabrik ini diproyeksikan menciptakan 5.000 hingga 15.000 lapangan kerja langsung, serta ribuan pekerjaan tidak langsung di sektor rantai pasok, logistik, dan layanan pendukung. Subang pun perlahan diposisikan sebagai pusat industri EV baru di Jawa Barat.

Pada tahap awal, pabrik Subang akan memproduksi model-model strategis VinFast dengan setir kanan, khusus untuk pasar Indonesia. Di antaranya:

  • VinFast VF 3 – EV kompak untuk mobilitas perkotaan

  • VinFast VF 5 – city SUV praktis

  • VinFast VF 6 – SUV listrik untuk keluarga muda

  • VinFast VF 7 – SUV listrik berkarakter premium-sporty

Model-model ini menyasar spektrum konsumen yang luas, dari pengguna muda hingga keluarga modern di kota besar. Untuk kisaran harga, VinFast diproyeksikan tetap bermain agresif dan kompetitif, dengan rentang estimasi mulai Rp 200 jutaan untuk VF 3, hingga Rp 500–600 jutaan untuk VF 7, tergantung varian dan spesifikasi lokal.

Ke depan, pabrik Subang juga disiapkan untuk merakit model baru pada 2026, termasuk sepeda motor listrik dan MPV listrik yang dioptimalkan untuk kebutuhan komersial dan layanan—sebuah segmen yang sangat relevan dengan karakter pasar Indonesia.

Peran VinFast di Indonesia tidak berhenti di lini perakitan. Dalam waktu kurang dari dua tahun, perusahaan ini telah membangun ekosistem yang relatif lengkap: jaringan dealer dan layanan purna jual, kolaborasi infrastruktur pengisian daya bersama V-GREEN, hingga kemitraan dengan perbankan dan institusi keuangan untuk mempermudah akses kepemilikan EV.

Semua langkah ini dirangkum dalam visi besar VinFast: “For a Green Future.” Sebuah pendekatan yang tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga membangun fondasi mobilitas berkelanjutan.

Peresmian pabrik VinFast di Subang adalah sinyal kuat bahwa Indonesia tidak lagi dipandang sebagai pasar pelengkap. Ia kini menjadi mitra strategis dalam peta industri kendaraan listrik Asia Tenggara.

Di balik dinding pabrik dan deru mesin produksi, ada cerita yang lebih besar: tentang lokalisasi, tentang kepercayaan jangka panjang, dan tentang mimpi menjadikan Indonesia pusat manufaktur EV regional. Subang hari ini bukan sekadar lokasi industri—ia adalah titik awal transformasi menuju masa depan mobilitas yang lebih hijau, mandiri, dan berdaya saing global.***

  • Penulis: dimas
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Berita Menarik Lainnya

expand_less