Geely EX5, Pilihan Mobil Listrik Pertama? Boleh Dicoba, Tapi Jangan Terlalu Berekspektasi
- account_circle Magoh
- calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
- visibility 215
- comment 0 komentar
- print Cetak

Geely EX5, Pilihan Mobil Listrik Pertama? Boleh Dicoba, Tapi Jangan Terlalu Berekspektasi
OTOExpo.com , Jakarta – Dalam masa peralihan menuju kendaraan listrik, Geely EX5 muncul sebagai salah satu pilihan yang cukup menarik setidaknya di atas kertas.
Banyak konsumen yang mencari kendaraan listrik pertama mereka melirik model ini karena harganya kompetitif, desainnya modern, dan tentu saja, embel-embel teknologi dari negeri Tiongkok yang belakangan makin gencar menembus pasar global.
Tapi, apakah Geely EX5 benar-benar layak jadi pilihan pertama?
Jawabannya, ya… dan tidak.

Kesan Pertama Memikat
Geely EX5 memang cukup memikat saat pertama kali muncul di IIMS 2025. Desainnya gagah, interiornya terlihat modern, dan fitur-fiturnya “kedengeran” canggih dari ADAS sampai fast charging.
Tapi banyak hal yang baru terasa setelah Anda mengendarainya lebih dari sekadar test drive di sekitar pameran.
Beberapa konsumen yang sudah memakai EX5 memang puas dengan kenyamanan kabin dan fitur keselamatan.
Tapi ada juga yang bilang, material interior masih terasa agak “murahan” jika dibandingkan dengan EV dari merek Jepang atau Korea.
Beberapa tombol terasa seperti berasal dari mobil di bawah Rp200 jutaan. Sementara harganya? Ya, nggak bisa dibilang murah juga.
Teknologi Oke, Tapi Infrastruktur Kita?
Salah satu nilai jual EX5 adalah jarak tempuhnya yang diklaim bisa mencapai 495 km. Sekilas impresif. Tapi seperti biasa, angka di brosur belum tentu sesuai kenyataan.
Dalam penggunaan harian yang bervariasi dengan AC menyala, jalanan macet, dan cuaca tropis jarak tempuh riilnya turun cukup signifikan.
Apalagi kalau kamu tinggal di luar kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, urusan charging bisa jadi petualangan tersendiri.
Fitur fast charging yang katanya 30%-80% dalam 20 menit pun hanya bisa dimanfaatkan kalau kamu berhasil menemukan charger DC yang kompatibel dan tidak sedang dipakai.
ADAS Lengkap, Tapi Belum Sempurna
Geely EX5 dibekali fitur ADAS lengkap seperti Lane Keeping Assist, Adaptive Cruise Control, dan Automatic Emergency Braking.
Tapi beberapa pengguna mengeluhkan fitur-fitur ini kadang terlalu agresif atau justru telat bereaksi. Dalam lalu lintas Indonesia yang semrawut dan tidak selalu “terstandar,” fitur ADAS bisa lebih mengganggu daripada membantu kalau tidak disetel dengan tepat.
Pengguna juga menyebutkan bahwa sistem notifikasi ADAS bisa terlalu sering berbunyi, bahkan saat mobil melintas di jalan dengan marka yang tidak jelas. Buat pengemudi senior, ini bisa jadi mengganggu fokus.
Baterai Lifetime Warranty: Marketing atau Manfaat?
Geely mengklaim garansi baterai seumur hidup yang sekilas terdengar menggiurkan. Tapi di balik klaim ini, ada catatan kecil bertuliskan tanda bintang (*). Ya, seperti biasa, ada syarat dan ketentuan yang perlu dibaca dengan teliti.
Apakah ini berlaku untuk pemilik kedua? Bagaimana jika baterai rusak akibat pemakaian di luar standar iklim Indonesia? Banyak yang masih belum jelas.
Sampai sekarang, belum banyak data jangka panjang soal ketahanan baterai EX5 dalam iklim panas dan lembap Indonesia.
Dan mengingat kendaraan ini belum genap setahun di jalanan, konsumen harus siap menjadi ‘kelinci percobaan’.
Harga vs Kompetitor
Dengan harga yang diperkirakan bermain di atas Rp450 juta, Geely EX5 harus bersaing dengan nama-nama seperti Wuling BinguoEV, MG ZS EV, bahkan BYD Dolphin.
Di titik ini, Geely EX5 bukan satu-satunya “pemain Cina” yang tampil menarik. Bahkan bisa dibilang, pilihan lain punya reputasi lebih dulu dan jaringan servis yang lebih mapan di Indonesia.
Jadi, jika kamu berpikir soal long-term ownership dan nilai jual kembali, Geely mungkin masih harus membuktikan dirinya lebih jauh.
Test Drive: Wajib, Tapi Jangan Terlalu Tergiur
Banyak testimoni positif soal pengalaman test drive Geely EX5. Tapi test drive bukan segalanya. Yang penting adalah bagaimana mobil itu perform di jalanan harian kamu, bukan di jalur steril pameran otomotif. Geely EX5 mungkin cocok untuk kamu yang jarang bepergian jauh, tinggal di kota besar, dan punya akses charging pribadi. Tapi buat yang tinggal di daerah dengan infrastruktur EV yang masih minim, lebih baik pikir-pikir dulu.
Pilihan Rasional, Bukan Emosional
Geely EX5 bukanlah mobil yang buruk. Tapi untuk jadi kendaraan listrik pertama kamu? Itu tergantung dari ekspektasi dan kebutuhan. Kalau kamu tipe yang senang eksplorasi teknologi baru dan siap menghadapi tantangan infrastruktur EV di Indonesia, EX5 bisa jadi pengalaman menarik.
Tapi kalau kamu butuh kendaraan yang benar-benar bebas repot, siap pakai, dan sudah teruji, mungkin ada baiknya menunda sedikit atau memilih EV dari brand yang sudah lebih mapan.
Di era mobil listrik ini, jangan hanya tergiur desain dan fitur. Sebaiknya pilih berdasarkan riset, test drive, dan kesiapan ekosistem.
Ingat, mobil listrik itu bukan cuma tentang gaya, tapi juga soal keberlanjutan penggunaan jangka panjang.
Jika kamu tertarik mencoba langsung Geely EX5, pastikan untuk bertanya detail ke dealer, cek jaringan servis, dan jangan lupa… baca bagian kecil dari brosur promosi mereka.
Jangan sampai keputusan besar kamu didasari harapan yang terlalu muluk. ***
.
.
.
- Penulis: Magoh
