8 Tips Mudah Periksa Kondisi Mobil Di Masa PSBB
- account_circle dimas
- calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
- visibility 214
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cek air radiator
Setelah itu cek air radiator, pastikan berada di level garis normal pada radiator coolant tank.
Jika kurang, Anda bisa tambahkan air radiator.
Disarankan memakai cairan radiator coolant. Setiap mobil dipanaskan,
cek kembali level air radiator. Jika trennya menurun, bisa dipastikan
mobil terkendala pada sistem pendinginan.
Level minyak rem
Berikutnya cek juga level minyak rem, jika berkurang dan warnanya tidak
terlihat bening atau warna sudah terlihat sangat gelap, sebaiknya ganti
minyak rem dan perlu melakukan bleeding brake oil.
Pastikan menggunakan minyak rem sesuai spek pabrikan mobil Anda
yang direkomendasikan.
Cek air wiper
Jika air wiper kurang, tambahkan airnya sampai level maksimum.
Sekaligus lakukan testing semprotan wiper di mobil Anda. Ini dilakukan saat mesin
mobil menyala, atau kunci kontak dalam posisi On.
Cek kondisi lampu
Mengecek kondisi lampu-lampu kendaraan, mulai dari lampu sen, lampu rem,
lampu jauh, lampu pendek pada kedua lampu di depan maupun di belakang.
Cek kondisi mesin lebih detail
Cek kondisi mesin menyeluruh secara berkala. Untuk membaca kondisi kendaraan
secara detail bisa menggunakan Diagnostic Scan Tools.
Alat ini berfungsi mendeteksi dan mendiagnosa kerusakan pada mesin dan
komponen dalam sistem EFI mobil, apabila terjadi malfungsi. Gunakan
scanner yang mudah dioperasikan, seperti Diagnostic Scan Tool dari
GUT SCANPAD (Universal automobile scanner),
karena pengoperasiannya menggunakan sistem android.
Scanner berukuran 7.0 inci ini dapat mendiagnosa lebih dari 100 merk mobil.
Dengan kapasitas memory 512 MB RAM/ 2GB ROM, scanner ini sangat cepat
mendeteksi error pada satu atau lebih komponen dalam sistem EFI.
Apabila terjadi malfungsi pada komponen tersebut, bisa langsung menghubungi bengkel terdekat.
Setelah semua sudah dicek, jangan lupa parkir mobil Anda di bawah tempat
yang beratap, agar mobil terlindung dari cuaca baik panas dan hujan.
Hal ini berguna untuk menjaga eksterior lebih awet. Selain itu menjaga interior
kabin tetap dalam suhu yang rendah, sehingga sirkulasi udara tetap dalam kondisi yang baik.
- Penulis: dimas


