News
light
Beranda » Sports » 5 Talenta Balap Muda Indonesia Gaspol di Markas Rossi

5 Talenta Balap Muda Indonesia Gaspol di Markas Rossi

  • account_circle dimas
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 134

5 Talenta Balap Muda Indonesia Gaspol di Markas Rossi

 

OTOExpo.com , Tangerang –  Lima pembalap muda asal Indonesia terbang ke kota kelahiran Valentino Rossi untuk ikutan Riders Summer Camp bareng VR46 Riders Academy, akademi balap yang dibangun langsung oleh The Doctor Valentino Rossi.

Ini bukan sekadar jalan jalan ke Eropa ini pelatihan serius yang bikin jantung deg-degan walau di flat track!

Fokus Pelatihan: Teknik, Mental, dan Fisik

Selama tiga hari, para peserta dibekali berbagai jenis latihan:

  1. Hari 1 – Track Session di Misanino Circuit
    Fokusnya groove riding, cornering, throttle control teknik fundamental untuk pemula tingkat lanjut. Instruktur fokus ke sudut tanjakan optimal dan bagaimana throttle on-off smooth supaya grip optimal dan akselerasi maksimal.

  2. Hari 2 – Latihan di Misano World Circuit & Moto Ranch
    Race pace drills di sirkuit asli MotoGP: bekerja pada braking point dan exit speed yang tepat.
    Motor Ranch memberikan setting free practice, teknik sliding, stabilitas motor dalam traction rendah, dan kontrol throttle saat lean angle ekstrim.

  3. Hari 3 – Flat Track Session di Motor Ranch
    Belajar sliding cross, power slides, corner entry dasar flat-track. Teknik off-throttle recovery dan body positioning menjadi kunci—di flat tract, low grip = latihan refleks dan keseimbangan motor.

Dari Indonesia ke Tavullia – 5 Pembalap Muda Indonesia Jalani Summer Camp di Markas Rossi

Setiap sesi dicampur instruksi mental: visualisasi mental untuk lap time konsisten, cara mengelola tekanan lomba, dan latihan pernapasan untuk konsentrasi di tikungan tajam atau sprint akhir.

Oli ‘Made in Indonesia’ di Track Rossi? Serius!

Yang bikin bangga: motor latihan seluruh camp pakai oli Pertamina Enduro, produk pelumas domestik Indonesia. VR46 Riders Academy bekerja sama sama Pertamina Lubricants secara teknis skor tinggi:

  • Oli Enduro mampu menahan suhu tinggi dalam performa torsi besar di track langsung, dan jaga pelumasan stabil dalam heat cycling intensif.

  • Oli ini juga mendukung ketahanan komponen, mengurangi gesekan dan deposit karbon—kunci agar mesin tetap optimal walau penggunaan ekstrem.

  • Sponsorship ini jadi bukti kepercayaan dunia terhadap kualitas pelumas Indonesia, karena VR46 punya standard tinggi dalam engineering support.

 Teknologi & Strategi Oli: Kenapa Pilihan yang Tepat?

Dalam skena MotoGP dan rider development, pemilihan oli bukan sekadar branding—tapi soal performa mesin dan safety pitstop.

Oli yang stabil viskositasnya saat suhu > 120 °C (saat track panjang seperti Misano bisa mencapai 110–115 °C) jadi sangat krusial.

Pertamina Enduro memiliki formulasi synthetic dan semi-synthetic yang:

  • Menahan shear (pengenduran viskositas) selama penggunaan lama.

  • Memberikan pelumas film kuat di bearing dan camshaft untuk proteksi optimal.

  • Memiliki aditif anti-oksidasi dan antipenuangan deposit—sangat penting ketika throttle agresif, dan suhu silinder tinggi.

Secara teknis, ini match banget dengan permintaan sesi intens seperti: sprint sirkuit, latihan flat track sliding, dan latihan braking kuat yang menimbulkan beban termal besar.

Dampak Nyata Buat Balap Tanah Air

Program ini bukan sekadar sesi foto di Italia, tapi punya efek jangka panjang:

  • Skill transfer: metode latihan Rossi diikuti, lalu bisa diterapkan di sirkuit domestik seperti Sentul atau Kenjeran.

  • Experiential learning: mentalitas balap profesional terbentuk sejak dini—ilmu tentang manajemen tekanan, strategi qualifying versus race pace.

  • Jejak branding global: media internasional biasanya highlight bahwa oli ‘Indonesia’ yang dipakai—menjadi kebanggaan nasional di kancah olahraga motor.

Lebih luas lagi, program ini sinergis dengan strategi Pertamina Lubricants: memperkuat positioning Enduro sebagai sponsor teknis di dunia balap global.

Manfaat Teknis Buat Pembalap

Aspek Manfaat
Teknik Cornering & Throttle Control Rider belajar menyeimbangkan aksi on-off throttle dengan lean angle optimal.
Kontrol Sliding (Flat Track) Meningkatkan refleks cepat dan kestabilan motor saat grip rendah.
Manajemen Brake & Race Pace Mengasah timing rem, line racing, dan exit speed yang konsisten.
Mental & Visualisasi Teknik meditasi dan visualisasi lap untuk stabilitas performa.

Wow! Apa Kata Mereka?

Beberapa pembalap mengatakan bahwa atmosfer di Motor Ranch terasa “seolah-olah kamu resmi bagian dari tim Rossi.”

Yang paling banyak dibahas: bagaimana oli Enduro membuat suara mesin tetap smooth dan respons throttle terasa lebih linear, bukan “nendang” tiba-tiba.

Hal ini membantu rider fokus pada teknik, bukan berebut penanganan throttle kasar.

Prospek ke Depan

Program Riders Summer Camp ini bukan sekadar pelatihan singkat, tapi investasi jangka panjang bagi pembalap muda Indonesia. Raffi, Rio, dan kawan-kawan tidak hanya membawa pulang pengalaman teknis MotoGP-style, tapi juga reputasi oli Enduro yang makin melekat di dunia balap internasional.

Sedikit catatan teknis: untuk next camp, akan lebih menarik kalau tim membawa data telemetry seperti throttle angle sensor, engine temp log, atau lap time data logger sehingga pembalap bisa dibandingkan progresnya sebelum dan sesudah camp secara kuantitatif.

Kalau 5 pembalap ini nanti lanjut ke seri Asia Talent Cup atau wildcard Moto3, strategi pelatihan seperti ini bisa jadi game changer.

Dan, tentu saja, kehadiran Enduro dalam paket logistic tim akan semakin erat membuktikan kualitas pelumas lokal bisa sejajar dengan brand global.

Pertamina Lubricants bisa menjadikan kamp ini seri tahunan, bahkan membuka pemilihan audisi nasional. VR46 Riders Academy bisa jadi batu loncatan buat rider Indonesia menuju level wildcard atau bahkan kontrak di tim junior Eropa.

Dan buat kamu yang penasaran soal formula oli Enduro, komposisi aditif, atau rating SAE-nya cukup komentar! Bisa kita bedah spesifik teknikalnya (bukan rahasia pabrikan kok!).***

.

.

  • Penulis: dimas

✈︎ Random Artikel

expand_less